POJOKSATU.id, LAMPUNG— Nasib tragis dialami siswa SD inisial RMZ (9) di Kampung Gedung Meneng, Tulang Bawang, Lampung.
Bocah ini ditemukan tewas mengenaskan di mes karyawan milik perusahaan gula yaitu PT Indo Lampung Perkasa (ILP) Senin (23/6) sekitar pukul 0.30 WIB.
Bocah ini diperkosa lalu dibunuh pelaku yang sudah melarikan diri atau buron.
Bocah 9 tahun ini ditemukan dengan mulut berbusa dan tak mengenakan busana. Bocah ini diracun oleh pelaku.
Sebelum ditemukan tewas, bocah itu sempat minta izin pergi mandi bersama adiknya pada Minggu (22/6) pukul 09.00 WIB.
Namun hingga malam hari pukul 19.00 WIB, dua anak tersebut tak kunjung kembali dan dilaporkan hilang.
Lalu warga melakukan pencarian di sekitar lokasi mandi korban. Dan bocah ini ditemukan tewas di salah satu kamar mess PT Indo Lampung Perkasa (ILP) terletak di Kampung Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Senin (23/6) sekitar pukul 0.30 WIB.
"Korban sebelumnya sempat minta izin untuk mandi, namun karena tak kunjung pulang dan keluarga pun mencari keberadaannya," kata Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Noviarif Kurniawan, Senin (23/6).
Baca Juga: Kejagung Selidiki Posisi Nadiem Makarim di Rapat 9 Mei 2020 yang Jadi Keputusan Laptop Chromebook
Tragisnya, saat pergi mandi ini, korban sempat berpapasan dengan ayahnya dan ayahnya sempat menanyakan mau kemana kepada korban.
“Jadi pagi itu ayahnya Z waktu pulang sempat ketemu korban yang jalan keluar rumah, ditanya sama ayahnya mau kemana, dia jawab mau main, karena memang biasa main juga jadi yaudah," katanya.
Pada mulanya warga mengira korban tenggelam di tempatnya mandi. Namun pencarian tak membuahkan hasil.
"Warga mencurigai satu mes atau bedeng milik salah satu warga lalu mendobrak pintu dan didapati korban meninggal di dalam kamar dalam posisi terlentang tanpa busana," ujarnya.
Saat pintu didobrak, penghuni bedeng diduga sudah melarikan diri.
"Korban ini kebiasaan sering mandi di sumur dekat bedeng pelaku kalau pagi. Karena berdekatan semua antara rumah korban, sumur, dan rumah pelaku," ucapnya.
Saat ditemukan korban dengan posisi telentang dan tidak berbusana. Tak hanya itu dari mulut korban pun mengeluarkan busa, yang diduga diberi racun oleh pelaku. Dan pelaku sudah melarikan diri.***




