POJOKSATU.id, JAKARTA – Sungguh tragis nasib 4 anak dari Panca Darmasyah alias Panca (41) yang dibunuh bapak kandung sendiri di rumah kontrakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Motif ekonomi disebut melatarbelakangi kejadian tewasnya 4 anak di Jagakarsa ini. Dimana sang bapak sudah 5 bulan tak memiliki pekerjaan atau pengangguran.
Empat anak malang ini berinisial VA (6), SA (4) , AA (3), dan AK (1) ditemukan meninggal berjejer menyamping di kasur di dalam kamar mereka yang terkunci.
Keempat anak Panca ditemukan tewas dalam kamar di Gang Roman, Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, Rabu (6/12) lalu.
Baca Juga: Daftar Caleg PBB Dapil Jawa Barat DPR RI, Ada Wakil Menteri Tenaga Kerja Indonesia Afriansyah Noor
Sementara Panca ditemukan tergeletak dan terluka di dalam kamar mandi usai diduga melakukan percobaan bunuh diri.
Panca saat ini dirawat di RS Polri untuk menjalani perawatan usai melakukan percobaan bunuh diri.
Warga setempat tak banyak mengetahui soal sosok Panca berhubung mereka adalah pendatang. Namun, sepengetahuan ketua RT, Panca adalah seorang pengangguran.
Ketua RT 004 RW 03 Kelurahan Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Yakub, Kamis (7/12) mengatakan, Panca sebelumnya bekerja sebagai sopir. Namun sekitar 4-5 bulan belakangan ini dia menganggur.
Baca Juga: Disebut Putuskan Kontrak Eksklusif, Jessi dan Jay Park : Tidak Ada Perselisihan, Kami Baik-baik Saja
"Ekonomi iya, cemburu iya. Keterangannya ekonomi kalau menurut saya," kata Yakub.
"Bapaknya nganggur, mungkin nggak punya uang, yang kerja istrinya,” jelasnya lagi.
Yakub menduga Panca sudah tak punya uang lagi dan tidak bisa mencari makan sehingga berujung disekapnya anaknya di dalam kamar.
“Bapaknya nganggur barangkali nggak punya uang, nggak bisa nyari makan sampai anaknya disekap di dalam kamar," tuturnya.
Yakub mengatakan, Panca sekeluarga sempat akan diusir pemilik kontrakan karena selalu menunggak membayar kontrakan.
Panca Tak Punya Uang Lagi
Asmaro Dwi (64) selaku pemilik kontrakan mengatakan awal mula Panca menyewa rumahnya pada April 2022.
Asmaro mengaku Panca terakhir kali membayar kontrakan pada Agustus 2023. Adapun harga kontrakan tersebut, kata Asmaro, senilai Rp 2,5 juta.
Menurut Asmaro, Panca sudah 4 bulan ini tidak membayar uang kontrakan. Terakhir melakukan pembayaran pada 4 Agustus 2023 lalu.
Sejak saat itu, Asmaro mulai bertanya kepada Panca melalui aplikasi WhatsApp perihal kapan akan membayar kontrakannya tersebut. Panca menjawab akan membayarnya.
Namun hingga kejadian tragis pada Rabu (6/12/2023) lalu, Panca tak kunjung bisa membayar uang kontrakan rumah di Jagakarsa tersebut.***




