POJOKSATU.ID - Kecelakaan beruntun terjadi di KM 111 Tol Purbaleunyi arah Jakarta, Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Dilansir dari Instagram @jabodetabek24info

Insiden tersebut melibatkan sedikitnya 9 kendaraan yang mengalami kerusakan berat hingga ringsek parah.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat benturan beruntun di jalur padat tersebut.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Baru di Tangerang Hampir Rampung, Kebersihan Jadi Sorotan Utama

Kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas menuju Jakarta tersendat parah.

Petugas kepolisian dan pengelola tol harus menutup sebagian lajur untuk proses evakuasi korban dan kendaraan yang bertumpuk.

Kemacetan pun mengular sepanjang beberapa kilometer sementara tim gabungan bekerja menormalkan kembali jalur lalu lintas.

Baca Juga: Pemprov Banten Siaga Natal–Tahun Baru, Tambah Posko, Kerahkan 760 Personel Dan 126 Alat Berat

Berdasarkan laporan awal, kecelakaan diduga terjadi ketika satu kendaraan kehilangan kendali dan menabrak mobil di depannya.

Benturan tersebut kemudian memicu tabrakan berantai karena banyak kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi dan tidak sempat mengerem.

Kondisi jalan yang menurun dan tikungan khas Tol Purbaleunyi disebut menjadi faktor yang memperparah rentetan tumbukan.

Baca Juga: Perempuan Banten Didorong Makin Mandiri, Tinawati Buka Pelatihan Wirausaha DWP

Sejumlah foto dan video yang beredar memperlihatkan beberapa mobil rusak berat di bagian depan dan belakang.

Beberapa kendaraan tampak terpental ke bahu jalan, sementara lainnya berhenti melintang di tengah jalur.

Petugas kepolisian dari Polres Cimahi dan PJR Polda Jawa Barat langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi serta mengatur arus lalu lintas.

Baca Juga: Jalan di Serang Kian Mulus, Pemkot Serang Targetkan Kasemen Beres 2026

Evakuasi korban dilakukan dengan hati-hati, mengingat beberapa kendaraan rusak parah dan membutuhkan alat berat untuk dipindahkan.

Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, sedangkan korban meninggal dievakuasi ke instalasi forensik untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Semantara itu, pihak kepolisian menyatakan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Pemeriksaan sopir, saksi di lokasi, serta rekaman CCTV jalan tol akan menjadi bagian dari proses penyidikan.

Baca Juga: Setelah 6 Jam di KPK, Ridwan Kamil Tiba-tiba Ngaku Diperas Lisa Mariana, Publik Curiga Lah Kok Baru Sekarang?

Polisi juga mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu menjaga jarak aman, mengatur kecepatan, dan berhati-hati terutama pada jalur yang memiliki kontur turunan curam seperti area Cipularang dan Purbaleunyi.

Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa ruas Tol Purbaleunyi merupakan salah satu jalur rawan kecelakaan.

Beberapa kecelakaan besar sebelumnya juga terjadi pada titik-titik dengan karakteristik medan serupa.

Faktor kecepatan, jarak antar kendaraan, dan kondisi kendaraan menjadi aspek yang harus diperhatikan pengendara untuk meminimalkan risiko.

Baca Juga: Bupati Bogor Raih Penghargaan Kepala Daerah Paling Peduli Insan Pers di Malam Anugerah Jurnalisme Istimewa 2025

Setelah proses evakuasi selesai, petugas membuka kembali seluruh lajur secara bertahap.

Meski demikian, antrean kendaraan masih mengular karena tingginya volume kendaraan yang terjebak sejak kejadian berlangsung.

Pengelola tol bersama kepolisian mengerahkan tambahan personel untuk mempercepat pemulihan arus lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian terus melakukan pendalaman dan meminta masyarakat melaporkan informasi tambahan yang relevan.

Kecelakaan ini menjadi duka bagi keluarga korban dan pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.***