POJOKSATU.id, JAKARTA—Tokoh Katolik sekaligus Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny meninggal dunia di usia 55 tahun.
Romo Benny meninggal pada Sabtu (5/10) sekitar pukul 00:15 WIB di RS Mitra Medika Pontianak. Romo Benny disebut telah mengidap penyakit gula atau diabetes.
Romo meninggal sekitar lima hari jelang dia berulang tahun pada 10 Oktober nanti.
Romo Antonius Benny nama lengkapnya lahir 10 Oktober 1968 di kota Malang.
Baca Juga: Tega! Ayah Nekat Jual Anak Kandung Seharga Rp15 Juta, Hanya Karena Ekonomi Syulit
Alumni Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang tahun 1996 itu dikenal sebagai pastor pengusung gerakan moral bangsa.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi akun Instagram resmi @Katolik_garis_lucu.
"Telah meninggal dunia Rm Antonius Benny Susetyo Pr di RS. Mitra Medika Pontianak, hari Sabtu, 5 Okt 2024, pukul 00:15 WIB," tulis akun tersebut.
Akun tersebut melanjutkan bahwa jenazah akan mendarat di Surabaya siang ini dan akan disemayamkan di Malang.
"Rencana dimakamkan pada hari Senin 7 Oktober di Pemakaman Sukun di Malang," tulisnya.
Romo Benny Mengidap Diabetes
Romo Benny disebut telah mengidap sakit diabetes sejak lama. Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia (GNI) Alissa Wahid mengaku belum tahu penyebab pasti Romo Benny meninggal.
"Romo Benny sudah lama sakit diabetes parah. Tapi saya belum tahu sebab spesifik meninggalnya," kata Alissa, Sabtu (5/10/2024).
Kemudian, Alissa mengatakan bahwa Romo Benny meninggal di Pontianak. Lalu, akan dimakamkan di Malang, Jawa Timur.
Kabar Romo Benny meninggal dunia juga dibenarkan mantan Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara. Dia mendoakan Romo Benny.***




