POJOKSATU.id, BANDUNG -- Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai memasuki tahap uji coba yang dimulai dari Depo Tegalluar Bandung ke Halim Jakarta.
Guna menjaga keamanan masyarakat, sejumlah personel kepolisian pun disiagakan di sejumlah jalur yang dinilai rawan.
Dari hasil pemantauan, Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo, menyebut bahwa jumlah titik rawan di jalur kereta cepat sudah berkurang dari yang semula 28 titik menjadi 8 titik.
"Rute yang dilewati di daerah Kabupaten Bandung ini yang semula daerah rawannya sebanyak 26, saat ini sudah berkurang menjadi 8," jelas Kombes Kusworo, melalui pesan singkat, Selasa (23/5).
Kusworo menyebut ada sejumlah titik yang rawan yang kini sudah diperbaiki seperti tembok pengaman hingga pagar berduri.
"Saat ini sudah pada selesai pagar kawat duri maupun tembok pengaman," ucap dia.
"Sementara delapan titik (yang masih rawan) adalah kantor depo kemudian Stasiun Tegalluar kemudian Jembatan Cimincrang kemudian perlintasan jalan," lanjut dia.
Untuk menjaga kelancaran proses ujicoba kereta cepat, sekitar 50 personel Polresta Bandung ditempatkan di titik yang dinilai masih rawan.
"Sejumlah 50 personel pengamanan yang bergantian secara tiga shift sehingga tidak ada waktu lengah," jelasnya. (arief /pojoksatu)




