POJOKSATU.id, JAKARTA-- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meninggalkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Tak ada lagi harapan Anies jika PDIP saja yang mengusung, sebab kursinya 15 saja.

Dibutuhkan minimal 21 kursi untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada atau Pilgub Jakarta 2024. PDIP wajib berkoalisi dengan partai lain jika ingin mengusung Anies.

PKB merupakan partai terbaru yang menyatakan menarik dukungan dari Anies. Pernyataan itu keluar dari mulut Ketum dan Sekjen PKB baik secara terang-terangan maupun secara halus.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan partainya telah berkoalisi dengan Gerindra. Dia sudah mengadakan pembicaraan intensif dengan prabowo subianto.

Baca Juga: Rapper San E Ditangkap atas Tuduhan Menyerang Seorang Pejalan Kaki

Cak Imin juga mengklaim Prabowo sudah mendatangi kantor PKB untuk membicarakan koalisi di pemerintahan yang akan datang.

"Ya, PKB sudah melakukan pembicaraan intensif, sudah sejak keputusan MK dan KPU hasil Pilpres. Jadi Pak Prabowo juga pernah datang ke kantor PKB, dan kita bersepakat akan memantapkan perjalanan koalisi di pemerintahan yang akan datang,” kata Muhaimin di Hotel Fairmont Jakarta, Minggu (18/8/2024).

Menurutnya, PKB memiliki kewajiban moral untuk mensukseskan Pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Bagi PKB, kewajiban moral mensukseskan Pak Prabowo dan menjadi bagian dari koalisi Pak Prabowo," ujarnya lagi.

Baca Juga: Anies Baswedan Tumbang Gagal Maju Pilkada Jakarta 2024, Sekjen PKB : Kami Bersama Gerindra 

Dia juga menyebut PKB sudah berkoalisi dengan Gerindra dan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto.

"Kerja sama dengan Pak Prabowo sebagai presiden terpilih tentunya," kata Cak Imin.

Sementara itu Sekjen PKB Hasanuddin Wahid menegaskan, partainya sudah final ikut Partai Gerindra mengusung Ridwan Kamil di Jakarta.

PKB juga tidak membuka komunikasi lagi dengan partai lain untuk Pilkada Jakarta 2024.

"Tidak ada pembicaraan di luar itu. Jadi, kami sudah pastikan PKB bersama Gerindra, dan siapa calon yang diusung, kita semua juga sudah mengetahui," ujarnya.

“Ya, intinya kami bersama Gerindra dan semua partai yang mendukung calon dari Gerindra di Pilkada DKI,” kata Hasanuddin lagi.

Hasanuddin juga memastikan PKB akan menghadiri deklarasi Ridwan Kamil-Suswono yang direncanakan digelar Senin malam (19/8/2024) atau hari ini.

“PKB pasti hadir lah, tanggal 19 pasti PKB bersama mereka. Ikut bersama mereka, saya pikir jelas ya,” kata Hasanuddin soal bergabungnya mereka ke KIM.

Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus akan mendeklarasikan Ridwan Kamil-Suswono sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024, Senin malam (19/8) sekitar pukul 19.00 WIB.***