POJOKSATU.id, MAKASSAR – Sebanyak sembilan jenazah korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan tim SAR gabungan di Gunung Bulusaraung hingga Kamis (22/1).

Jenazah yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak tiga orang yaitu pramugari Florencia Lolita, penumpang Deden Maulana dan dua potongan tangan yang belum teridentifikasi.

Sementara enam jenazah masih dalam proses evakuasi, namun posisinya berdekatan di kedalaman 250 meter di jurang Gunung Bulusaraung.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar memastikan tim SAR gabungan telah menemukan sembilan jenazah.

Baca Juga: Pengumuman Resmi Beasiswa Semercu 2026 Universitas Mercu Buana, Ini Arti Status Lulus dan Cara Klaimnya

"Kita memastikan, kita dapatnya 9 (jenazah), tapi apabila besok dapat 1 berarti operasi SAR ditutup karena sudah mendapat semua korban," kata Arif Anwar kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Arif menjelaskan bahwa dua jenazah ditemukan dalam kondisi utuh yaitu Deden Maulana dan Florencia Lolita. Sementara jenazah ketiga hingga kesembilan ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

"Hari pertama dan kedua utuh, hari ketiga kemarin potongan. Hari ini 6 (jenazah), jadi 9 (jenazah). Jadi kurang 1," terang Arif.

"Saya tidak bisa membocorkan, yang jelas 6 itu tidak utuh. Pokoknya tidak utuh," bebernya.

Baca Juga: Sosok Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Punya Istri Dua, Saling Menguatkan Menanti Jenazah Suami

Dia menyebut operasi SAR masih akan dilakukan hingga hari ketujuh. Namun operasi SAR bisa langsung ditutup apabila jenazah terakhir telah ditemukan,

"Namun apabila ada penemuan korban dari masyarakat atau dari mana, akan kita buka operasi SAR itu bukan pencarian lagi. Tapi operasi SAR evakuasi, seperti itu," ucapnya.

Berdekatan di Jurang

Enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 PK-THT ditemukan saling berdekatan di jurang Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (22/1).

Enam jenazah ini ditemukan berdekatan dengan jenazah pertama pada radius 50 meter di kedalaman 250 meter dari puncak.

"Apa yang kita upayakan pencarian ini Alhamdulillah hari ini hari keenam, kita bisa menemukan 6 jenazah yang berdekatan lokasinya," kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi di Posko Operasi SAR gabungan di Desa Tompobulu, Balocci, Pangkep.

Dia mengungkapkan enam jenazah itu ditemukan berdekatan dengan lokasi jenazah pertama yang ditemukan pada Minggu (18/1).

Dia menyebut lokasinya sekitar radius 50 meter dan berjarak 250 meter dari puncak.***