POJOKSATU.id, PEKANBARU—Anisa Florensia Tumanggor (21) menyimpan dendam berkarat pada keluarga Dumaris Deniwati Sitio (60) sejak 2023 lalu selama tiga tahun.
Tidak saja pada pada mantan mertua perempuannya, tetapi juga pada mertua lelaki dan juga anaknya, termasuk mantan suaminya Arnold Meha yang ternyata berkebutuhan khusus.
Komplotan Anisa ini sejatinya berencana menghabisi semua anggota keluarga Dumaris Sitio yang beralamat di Jalan Kurnia II, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Terungkap! Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru Sempat Rencanakan Habisi Satu Keluarga
Anisa menikah dengan Arnold Meha pada tahun 2022. Arnold anak pertama pasangan Dumaris Sitio dan Salmon Meha dikenal berkebutuhan khusus.
Meski begitu, keluarga Arnold Meha hidup mapan. Pernikahan ini membuat Anisa Florensia tampil sebagai sosok berkelas di media sosial dengan unggahan foto-foto berpenampilan mewah.
Namun, kehidupan berada itu diduga justru memicu rasa iri di lingkaran pertemanannya. Komunikasi intens dengan teman SMP-nya, Lisbet Barasa (22) menjadi titik balik sejak 2023 lalu.
Anisa yang sebelumnya menikah dengan Arnold diketahui melarikan diri dari rumah mertuanya pada tahun 2023 lalu.
Baca Juga: Empat Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru Positif Konsumsi Ekstasi Saat Beraksi
Alasannya sakit hati dan tersinggung dengan mulut korban dan keluarga tersebut. Padahal Anisa sudah rela menikah dengan Arnold yang berkebutuhan khusus.
Tahun 2026 ini, ia kembali datang ke Pekanbaru bersama suami sirinya SL dan dua rekan lainnya Lisbet Barasa dan lelaki inisial I.
Dari keterangan polisi, setelah meninggalkan suaminya Arnold, Anisa tinggal di Medan dan menjadi pekerja dia sebuah tempat SPA di Kota Medan.
Di kota itu ia berkenalan dengan SL yang merupakan eksekutor dalam aksi pembunuhan sadis yang menimpa Dumaris.
"Awalnya niat mereka ini ke Pekanbaru ingin merampok di rumah korban, namun berubah membunuh setelah sampai di Pekanbaru, bahkan ingin menghabisi semua yang ada di rumah,"ujar Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua saat ekspose kasus Minggu (3/5/2026).
Keempat pelaku ini sudah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) dengan menginap di hotel melati di Jalan Riau, Kota Pekanbaru.
Merampok 8 April
Beberapa hari sebelum kejadian mereka sempat melakukan penggambaran lokasi target yang akan dirampok yakni rumah korban.
Sebelum menghabisi nyawa Dumaris, ternyata pada 8 April 2026, Anisa dan SL sempat menggasak rumah keluarga Dumaris dan berhasil mengambil uang Rp 4 juta.
Saat itu, di rumah korban hanya ada Arnold dan keduanya berhasil melarikan uang 4 juta dari rumah tersebut.
"Keduanya dari informasi yang kami rangkum dari tersangka sudah menikah siri dan sudah menjalankan aksi ini sebelumnya pada 8 April lalu, jadi ini aksi yang kedua,"ujar Dirkrimum Polda Riau Kombes pol Hasyim.***




