POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya telah menahan tiga pelaku pembunuhan berantai di Bekasi. Ketiga pelaku ditahan di tempat sel yang terpisah.

Wowon, Duloh, dan Dede ditahan di sel  yang masing-masing terpisah di Rutan Polda Metro Jaya.

"Penahanan pelaku, masing-masing terpisah ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Selasa (24/1/2023).

Alasan penyidik memisahkan penahanan tiga pelaku pembunuhan berantai itu, tujuannya tak lain guna untuk mempermudah proses pemeriksaan terhadap masing-masig tersangka.

"Ini untuk mempermudah proses pemeriksaan ya," ujarnya.

Selaim itu, kata Trunoyudo, selama proses pemeriksaan berlanjut, selama itu pula pihaknya belum bisa menyatukan sel ketiga pelaku.

BACA : Korban Wowon Cs Terus Bertambah, Polda Metro Singgung Soal Tersangka Baru

"(Selama pemeriksaan) belum bisa disatukan tahanannya," ujarnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah manangkap tiga pelaku kasus keracunan di Bekasi.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku bernama Wowon alias Aki (60) telah membunuh 9 orang. Dari 9 orang itu kebanyakan sudah menjadi kerangka, pasalnya pembunuhan yang dilakukan pelaku dalam waktu yang sudah lama.

9 orang yang telah dibunuh Woman itu, awalnya pihak kepolisian menumukan 4 kerangka mayat di daerah Cianjur, kemudian satu dalam proses pencarian.

Sementara itu, satu korban di Garut, Jawa Barat sempat dibuang ke laut, namun korban pun akhirnya ditemukan dan dikuburkan dengan sewajarnya.

Kemudian tiga korban di Bekasi diracun, ketiga korban bernama Ai Maimunah (40) yang diketahui merupakan istri Wowon, Ridwan Abdul Muiz (20) dan Muhammad Riswandi (16) yang merupakan anak Ai Maimunah.

"Di Cianjur ada 4 kerangka, kemdian ada pengakuan tersangka satu kerangka lain dalam pencarian. Di Garut ada satu orang dikubur setelah sebelumnya dibuang ke laut dan di Bekasi 3 orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di PMJ, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2023). (Firdausi/pojoksatu)