POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengungkap alasannya menemui tersangka Ivan Sugianto di Polrestabes Surabaya, Sabtu (16/11) lalu.
Ahmad Sahroni beralasan ingin lebih tahu apa yang terjadi sebenarnya di kasus Ivan Sugianto dimana videonya viral menyuruh siswa SMA Gloria 2 Surabaya menggonggong seperti anjing.
“Karena ingin lebih tahu sebenarnya gitu, apa problematika yang terjadi,” ujar Ahmad Sahroni, Senin (18/11/2024).
“Ternyata kan ini antara anak dan anak saling bully, dan arogansi seorang Bapak. Nah itulah yang terjadi,” katanya lagi saat diwawancarai wartawan.
Dia juga mengaku memposting di medsos dan meminta Ivan Sugianto segera ditangkap.
“Saya posting terakhir untuk minta segera ditangkap, makanya 1 kali 24 jam ditangkap. Dan mungkin ini ada rangkaian yang lain, yang akan diperiksa Polresta Surabaya,” katanya.
Tiga Kali Unggah Ivan Sugianto
Dari Instagram pribadinya @ahmadsahroni88, terlihat Ahmad Sahroni tiga kali memposting foto Ivan Sugianto.
Salah satu foto berisi momen pertemuan antara Sahroni dengan Ivan Sugianto seperti dilihat Minggu (17/11/2024).
Dalam unggahan foto bersama Ivan, Sahroni juga menambahkan narasi atau keterangan unggahannya.
Berikut unggahan lengkap Sahroni di Instagram tentang Ivan Sugianto.
Baca Juga: KENAIKAN PPN 12 Persen, Jadi TARIF PPN TERTINGGI di ASEAN, Pengamat Ramai-ramai TOLAK KENAIKAN PAJAK
“Terim kasih kepada Kapolrestabes Surabaya yang telah menerima saya berkunjung sekaligus melihat pelaku.
Apreciate pada kecepatan gerak langkah Polrestabes surabaya atas Viral nya seseorang yg berlaku sangat buruk di hadapan semua orang , mudah mudahan kasus ini menjadi pembelajaran kepada semua pihak bahwa jangan merasa hebat dan jumawa untuk melakukan se enak enaknya.
Tadi malam saya berkunjung ke Polrestabes Surabaya dan bertemu dengan pelaku yg melakukan hal hal tidak Layak kpd Anak2 yg mungkin dugaaan Membully anaknya dan terjadi hal hal seperti yg terlihat di Media belakangan ini.
Pesan kepada semua orang tua termasuk saya tanpa terkecuali bahwa Sikap sikap anak anak kita Wajib kita awasi dengan baik agar mereka tetep saling bersapa ramah dan tidak merasa hebat pd posisi org tua nya masing-masing.
Sikap anak anak kita kadang pergaulan yg bisa melakukan hinaan atau bully kpd seseorang yg di lihat kelucuan yg menyebakan banyak bully di semua sekolah.
Sebagai orang tua pasti merasa iba dan kasian bilamana anaknya di lakukan tidak baik,” kata Sahroni dalam unggahan di Instagram miliknya.***




