POJOKSATU.id, JAKARTA— Keponakan Presiden Prabowo, Thomas Djiwandono, mengaku tidak punya pengalaman moneter untuk mengemban tugas barunya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.
Anak mantan Gubernur BI Soedrajat Djiwandono ini memiliki rekam jejak sebagai Wamenkeu sejak 18 Juli 2024 hingga diangkat jadi Deputi Gubernur BI.
Namun dia merasa memiliki pengalaman fiskal yang cukup dalam melengkapi anggota dewan gubernur BI yang lain.
"Memang kalau dilihat dari rekam jejak harus dari orang moneter, saya nggak ada itu. Cuma sekali lagi, rekam jejak saya selama 1,5 tahun di Kemenkeu silakan dilihat," kata Thomas Djiwandono di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Guru Jangan Kecewa! Cek Info GTK Sekarang: Inilah Alasan TPG Tidak Cair di Bulan Januari
Thomas Djiwandono mengungkapkan alasan dirinya setuju menjadi Deputi Gubernur BI. Menurutnya, ini adalah kesempatan untuk mengabdi di tempat lain.
"Saya merasa mungkin ini lebih sesuatu kesempatan di mana saya bisa mengabdi di tempat lain. Tetap ini di urusannya ekonomi, yang tadinya fiskal, kita sekarang bicara moneter," katanya.
"Saya nggak melihat saya kepengin, bukan itu, tapi karena ada kesempatan ini, ini kesempatan yang terbuka, sekali lagi ini pengabdian lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Ikuti Jejak Ayahnya Sudrajat, Thomas Djiwandono Ponakan Prabowo Resmi Deputi Gubernur BI
“Sama saja saya pengabdian di Kemenkeu. Siapa pun yang akan masuk sebagai pejabat pemerintah, saya rasa punya sudut pandang tersebut," jelas Thomas lagi.
Thomas Djiwandono optimis bisa menyesuaikan dengan pekerjaannya yang baru.
"Bahwa saya tidak punya pengalaman moneter, saya tidak bisa pungkiri, tapi saya memiliki beberapa kapabilitas yang lain yang bisa melengkapi, dan saya masuk dengan pengalaman saya di fiskal yang cukup, apa ya, 1,5 tahun ini kan cukup dalam,” jelas pria yang pernah menjadi wartawan magang di majalah Tempo ini.
“Jadi ini hal-hal yang menurut saya, saya membawa hal-hal yang bisa melengkapi," katanya.
Baca Juga: DPR Segera Sahkan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Subianto Jadi Deputi Gubernur BI
Thomas Djiwandono merasa tidak adanya pengalaman di bidang moneter bukan suatu kekurangan.
"Kalau itu saya merasa kurang, saya lebih baik nggak maju. Saya merasa saya bisa," tambahnya.
Thomas Djiwandono adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak tahun 2026, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan RI di Kabinet Merah Putih.
Sosoknya berasal dari keluarga yang berpengaruh di bidang ekonomi dan politik, merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, lulusan Haverford College dan Johns Hopkins University.
Thomas Djiwandono berpengalaman di bidang jurnalistik, keuangan, dan bisnis, dengan total kekayaan sekitar Rp 73 miliar berdasarkan LHKPN 2024.***




