POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus penganiayaan calon pengantin pria di Palembang, Sumatera Selatan kian menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, Ahmad Anda (31) selaku calon pengantin pria tersebut dikabarkan masih menjalani perawatan medis.
Yang mana, dirawatnya Ahmad Anda ini usai dirinya dibacok oleh beberapa Orang Tidak Dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam (sajam).
Baca Juga: Kenali SPMB Jenjang SMK Tahun 2025 : Syarat Masuk, Seleksi, serta Kuota Afirmasi dan Domisili
Berdasarkan informasi dihimpun, motif para pelaku melakukan penganiayaan ini tidak lain diduga lantaran adanya dendam lama.
Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews.com pada Senin (12/5/2025).
Dalam artikelnya, Kapolsek Seberang Ulu I Palembang AKP Herri turut menanggapi kasus tersebut.
Baca Juga: Kronologi Kasus Ahmad Anda, Calon Pengantin Pria di Palembang Dibacok OTK Jelang Akad Nikah
Yang mana, Herri menuturkan dengan jelas bahwa dugaan penganiayaan ini tidak lain lantaran adanya dendam lama.
Sebab, Ahmad dan para pelaku pembacokan ini disebut sempat berselisih hingga nyaris memakan korban jiwa pada 2019 silam.
Kendati demikian, Herri beserta jajaran pihak kepolisian masih mendalami kasus pembacokan terhadap calon pengantin pria tersebut.
“Sementara info yang kami dapat motif penyerangannya adalah dendam lama para pelaku dengan korban,” jelasnya.
Baca Juga: Kasus Meme Prablowo, Bareskrim Tangguhkan Penahanan Mahasiswi ITB dengan Alasan Ini
“Namun untuk jelasnya akan kita ungkap setelah para pelaku tertangkap. Kami juga masih mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian,” lanjutnya.
“Kami akan kejar para pelaku dan ungkap motif di balik penyerangan ini seterang-terangnya,” tandas Herri.
Seperti diketahui, insiden mengenaskan ini terjadi saat Ahmad tiba di acara resepsi pernikahannya pada Minggu (11/5/2025).
Namun, hal mengenaskan justru terjadi saat dirinya baru saja turun dari mobil yang mengantarkannya ke acara resepsi di kawasan Jalan Panca Usaha, Palembang.
Yang mana, calon pengantin pria ini tiba-tiba dianiaya oleh beberapa OTK menggunakan sajam berupa parang.
Tidak hanya sajam, Ahmad juga diancam oleh para pelaku penganiayaan dengan senjata api (senpi) berupa pistol.
Pihak keluarga yang melihat hal tersebut sontak membawa Ahmad ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Sebab, kondisi calon Pengantin pria itu disinyalir telah bersimbah darah lantaran dibacok oleh para pelaku.
Kasus ini turut ditanggapi langsung oleh ibu kandung korban, Ningcik terkait insiden penganiayaan tersebut.
Yang mana, Ningcik menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui motif dan tujuan para pelaku.
Tidak lain, ibu kandung korban ini hanya terkejut atas apa yang telah menimpa putranya hingga mengalami beberapa luka.
“Kami (keluarga) kaget, kami tidak tahu siapa pelakunya dan apa motifnya, begitu kami turun kami diserang,” jelasnya. ***



