POJOKSATU.ID - Data terbaru mengenai pertumbuhan ekonomi provinsi di Indonesia pada kuartal I-2025 menunjukkan peta yang menarik.

Maluku Utara tampil sebagai bintang dengan mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi, mencapai angka fantastis 34,58%. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 4,87%.

Bahkan, pertumbuhan Maluku Utara ini meningkat signifikan sebesar 11,74% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: ASN Siap Bela Negara? Kesempatan Bergabung dengan Komponen Cadangan Angkatan Ke-5 TA 2025 Telah Dibuka!

Berdasarkan infografis yang dirilis, sepuluh provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kuartal I-2025 adalah:

Maluku Utara (34,58%)
Papua Barat (25,53%)
Sulawesi Tengah (8,69%)
Gorontalo (6,07%)
Sulawesi Selatan (5,78%)
Sulawesi Tenggara (5,66%)
Sulawesi Utara (5,62%)
Bali (5,52%)
Lampung (5,47%)
Sumatera Selatan (5,22%)

Baca Juga: Daftar Peserta PPG Guru Tertentu Tahun 2025 Tahap 1 per Provinsi Resmi Dirilis, Terbanyak Ternyata Ada di Jawa Barat!

Salah satu sorotan menarik dari data ini adalah tidak masuknya Provinsi Jawa Barat dalam daftar 10 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi.

Padahal, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar di Indonesia.

Absennya Jawa Barat dari daftar ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi dinamika pertumbuhan ekonomi antarprovinsi.

Baca Juga: Sukses Gelar Silaturahmi Akbar, Cahaya Multazam Eratkan Ukhuwah dan Bangkitkan Rindu Baitullah

Lebih lanjut, data menunjukkan bahwa Maluku Utara mencatatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp15,7 triliun pada kuartal I-2025, tumbuh 34% dari Rp12,4 triliun pada kuartal I-2024.

Sektor manufaktur menjadi penyumbang terbesar PDRB Maluku Utara dengan kontribusi mencapai 21,73%.

Peningkatan aktivitas hilirisasi nikel diyakini menjadi faktor pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Maluku Utara.

Data ini memberikan gambaran bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada kuartal I-2025 tidak merata.

Beberapa provinsi, terutama di wilayah timur, menunjukkan kinerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara mendalam faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan pertumbuhan ekonomi antarprovinsi.

Mengapa provinsi dengan basis ekonomi yang kuat seperti Jawa Barat tidak termasuk dalam daftar 10 besar pertumbuhan tertinggi pada periode ini?***