POJOKSATU.ID – Kasus pengamanan situs judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) semakin memanas.

Pasalnya, kasus judi online ini banyak menyeret para pejabat tinggi salah satunya eks Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Zulkarnaen Apriliantony alias Tony.

Diketahui, Zulkarnaen Apriliantony disebut sebagai sosok penyandang inisial T yang mengamankan situs judi online di Komdigi.

Hal ini turut dikonfirmasi oleh eks Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Budi Arie Setiadi.

Baca Juga: SIAP Debut di Kompetisi Proliga 2025, Bintang Voli Sabina Altynbekova HARI INI Tiba di Surabaya, BESOK Mulai Berlatih di Yogya Falcons

Budi menjelaskan bahwa Tony juga yang membawa tersangka kasus judi online lainnya seperti Adhi Kismanto.

Yang mana, Adhi dipekerjakan Tony untuk mengamankan ribuan situs judi online di lingkungan Komdigi.

“Iya betul Zulkarnain Apriliantony alias Tony,” jelas Budi yang dikutip dari akun X milik @PartaiSocmed pada Rabu (13/11/2024).

Usut punya usut, Adhi dan Tony disinyalir memiliki hubungan strategis dalam kasus yang telah mencoreng nama baik Komdigi ini.

Baca Juga: 5 Sifat Ini Bisa Membuat Dia Tergila-Gila, Tanpa Perlu Tampilan Sempurna!

Yang mana, kedua tersangka kasus judi online ini ternyata melakukan modus operandinya di sebuah ruko kawasan Jakarta Selatan.

Diketahui, markas berkedok PT Siber Forensik Indonesia ini disebut sebagai tempat awal mulanya kasus judi online itu terbongkar.

Sebab, tempat tindak kriminal Adhi dan Tony ini sebelumnya telah diketahui dan diamankan oleh pihak kepolisian.

“Masih ingat penggerebekan polisi di sebuah kantor di jalan Kyai Maja hasil dari pengembangan penangkapan para pegawai Komdigi tempo hari?,” dikutip dari portal Pojoksatu.id

Baca Juga: Terungkap! Kenapa Orang Indonesia Masih Percaya Dukun di Era Modern?

“Ya, itu adalah kantor PT Siber Forensik Indonesia yg ternyata adalah milik Zulkarnaen Apriliantony dan Adhi Kismanto,” lanjutnya. ***