POJOKSATU.id - Terungkap, Caroline Angelica mahasiswi Unair Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) ternyata memiliki sisi lain yang tidak banyak orang tahu.
Diketahui, Caroline Angelica adalah calon dokter hewan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya.
Berdasarkan barang bukti dan hasil olah TKP, Caroline Angelica diduga bunuh diri.
Baca Juga: Cek 15 Latihan Soal Penting Khusus Mahasiswa Baru Jurusan Ilmu Komunikasi, Dilengkapi Jawaban
Di mata teman kampus, Caroline Angelica, dikenal merupakan sosok yang jauh dari kata bunuh diri.
Sebab daam kesehariannya, warga Dhoho, Kota Kediri itu dikenal sebagai pribadi yang periang.
Teman-teman sekampus juga belum pernah melihat gadis 21 tahun tersebut dengan wajah murung atau sedih.
Baca Juga: Bahaya Radiasi HP Bagi Kesehatan, Ketahui Cara Menguranginya, Cek di Sini!
Karena itu, kabar Caroline meninggal dunia membuat teman-temannya sempat tak percaya.
"Dia jarang terlihat murung," ungkap Hani, teman sekampus korban, di RS Bhayangkara Polda Jatim, dikutip Pojoksatu.id.
Hani berujar, kali terakhir dirinya bertemu Caroline adalah saat praktikum di kampus 3 hari sebelumnya.
Baca Juga: Imbas Kenaikan Cabai, Dua Pria di Sumedang Babak Belur Dihajar Massa Usai Mencuri
Saat itu Hani juga tidak mendapati hal yang mencurigakan dari mahasiswi warga Dhoha, Kota Kediri itu.
"Terakhir kali saya ketemu dia masih ikut praktikum di kampus," tutur dia.
Hani juga mengaku sama sekali tidak melihat ada gelagat aneh pada Caroline sebelum kejadian.
Karena itu, kabar meninggalnya pemilik nama lengkap Bernadette Caroline Angelica Harianto cukup mengagetkan.
Kabar ditemukannya Caroline Angelica meninggal dunia itu lantas menyebar cepat di kalangan teman dan rekan-rekannya.
Teman korban pun langsung berdatangan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Sementara, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair, Prof Dr Murni Lamid mengatakan, kematian CA menjadi pukulan berat bagi dirinya.
Baca Juga: Sinopsis Film Panggonan Wingit, Mengungkap Rahasia Kelam di Hotel Warisan Keluarga
Murni menceritakan, Caroline tandem dengan kelompok 41 dan sudah dijadwalkan menjalani program co-asistensi di divisi parasitologi.
"Tetapi ditemukan (meninggal)," sesalnya, dikutip Pojoksatu.id dari Jawapos.com, Senin 6 November 2023.
Ia juga berujar bahwa dirinya cukup terkejut ketika mendapat kabar kematian Caroline yang tak wajar itu.
Baca Juga: Aktivis 98 Ini Sebut Ada Pihak yang Ingin Sabotase Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Siapa Dia?
Apalagi Murni mendapat kabar duka itu langsung dari keluarga salah satu mahasiswinya itu.
"Saya dapat beritanya dari keluarganya, bukan dari polisi,” kata dia.
Sisi Lain Caroline Angelica
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Caroline Angelica adalah seorang calon dokter hewan.
Akan tetapi di balik itu semua, mahasiswi 21 tahun itu ternyata juga adalah seorang seniman karikatur digital.
Hal itu terlihat dari berbagai unggahan melalui akun Instagram miliknya, @bearlaci dan @menggambear.
Baca Juga: Sinopsis Serial Netflix Gadis Kretek, Kisah Cinta Dian Sastrowardoyo pada Tahun 60-an
Di kedua akun tersebut, Caroline selalu mengunggah beragam karya seni karikatur digital.
Pada akun @bearlaci misalnya. Kali terakhir ia mengunggah karikatur digital jantung.
Karikatur itu diberi judul 'Tetralogy of Fallot' dan diunggah pada 21 September 2023 lalu.
Baca Juga: Sedang Tayang di Bioskop, Intip Sinopsis Film Saranjana Kota Ghaib, Angkat Budaya Adat Kalimantan
Karikatur digital karya Caroline itu bergaya seperti anime.
Tidak hanya itu saja, Caroline juga menjual karya-karyanya itu melalui kedua akun tersebut.
Harganya pun cukup murah. Mulai dari Rp40 ribu sampai Rp80 ribu.
Berdasarkan penelusuran Pojoksatu.id, beberapa unggahan juga mengungkap bahwa Caroline Angelica menerima pesanan karikatur digital.
Dimana dari file berbentuk foto, lantas diubah menjadi karikatur digital.
Selain itu karikatur digital, Caroline Angelica juga bisa mengubah karikarur digital itu menjadi bentuk nyata seperti sebuah hiasan meja.***




