POJOKSULSEL, MAKASSAR - Jembatan gantung Belawae di Desa Belawae, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, kembali difungsikan.
Jembatan gantung yang putus diterjang banjir pada tahun 2020, itu mulai dibangun kembali pada Agustus 2022. Panjang jembatan 80 meter dengan lebar 2 meter.
Pembangun jembatan gantung Belawae Sidrap menggunakan anggaran dari bantuan keuangan Pemprov Sulsel sebesar Rp1,3 miliar dan sharing anggaran Pemkab Sidrap Rp700 juta.
"Pembangunan jembatan ini melalui intervensi bantuan keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2022 kepada Pemkab Sidrap," kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Jembatan gantung Belawai menjadi akses utama para siswa dan guru untuk menuju ke sekolah. Selama jembatan itu, hanyut tersapu banjir pada tahun 2020, para siswa guru dan guru harus menerjang derasnya arus sungai dengan menggunakan rakit saat berangkat ke sekolah.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pun mengapresiasi Bupati Sidrap Dollah Mando hingga Kepala Desa Belawae, yang telah mampu merealisasikan angaran bantuan Pemprov Sulsel sesuai dengan harapan.
Jembatan gantung Belawae berada di perbatasan Sidrap-Luwu dan Sidrap-Wajo.
(fadli/pojoksulsel



