POJOKSATU.id, JAKARTA – Anies Baswedan ternyata ikut memantau pleno perhitungan suara Pilkada Jakarta 2024 yang digelar KPU Jakarta di Hotel Sari Pasific, Minggu (8/12).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini merupakan pengumpul suara bagi Pramono Anung-Rano Karno, dimana Anies secara terbuka mengatakan dukungan ke pasangan ini.

Anies Baswedan ikut memantau hasil perhitungan suara di KPU Jakarta dengan komunikasi intensif dengan Pramono Anung saat rapat pleno tengah digelar di Hotel Sari Pasific.

Baca Juga: Diduga Bocor, KLM Lorena Sari Pengangkut 73 Orang Tenggelam di Perairan Sumenep : 2 Korban Hilang, 1 Meninggal Dunia

"Mas Anies dan Mas Pramono intensif berkomunikasi sehingga setiap perkembangan tentunya terupdate dengan baik. Baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata Jubir Anies, Sahrin Hamid, Minggu (8/12).

Sahrin juga bicara perihal peluang bertemunya Anies dan Pramono-Rano usai rapat pleno KPU Provinsi DKI Jakarta yang menetapkan pasangan ini sebagai pemenang.

"Terkait pertemuan fisik itu hanya soal teknis. Yang jelas Mas Anies dan Mas Pramono intensif berkomunikasi," ujar Sahrin lagi.

Baca Juga: Ucapkan Permintaan Maaf kepada Gus Miftah, Sudjiwo Tedjo Malah Ditertawakan Netizen, Kenapa?

Sahrin juga menyebut bahwa Anies Baswedan telah lama memberikan ucapan selamat kepada Pramono Anung yang telah memenangkan Pilkada Jakarta.

"Ucapan selamat sudah sejak awal. Jadi tidak ada yang khusus," katanya.

Diketahui, Pleno KPU Jakarta telah menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, mendapatkan 2.183.239 suara atau 50,07%.

Dengan demikian Pilkada Jakarta hanya satu putaran. Dimana sesuai amanat undang-undang, paslon harus mendapatkan suara 50 % +1.

Baca Juga: Maulana Kabbani

Rapat pleno penetapan hasil Pilkada Jakarta 2024 digelar di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat, Minggu (8/12).

Dimana Ridwan Kamil-Suswono memeroleh 1.718.160 suara (39,40%), Dharma Pongrekun-Kun Wardana memeroleh 459.230 suara (10,53%) dan Pramono Anung-Rano Karno memeroleh 2.183.239 suara (50,07%).

Dimana total pemilih berjumlah 4.724.393 orang. Dan surat suara tidak sah sebanyak 363.764 orang. ***