POJOKSATU.id, ACEH— Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menangis teringat korban dan bencana yang melanda Aceh saat ini.

Mantan Panglima GAM ini tak kuasa menahan air mata saat diwawancarai wartawan senior Najwa Shihab di Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/12).

Penyebab Mualem menangis diketahui ketika Najwa bertanya terkait banjir Sumatera yang tak kunjung ditetapkan bencana nasional.

"Mualem soal status bencana yang bukan status bencana nasional. Apakah itu menyulitkan Mualem sebagai gubernur Provinsi Aceh menangani bencana ini?," tanya Najwa dikutip dari laman Instagram Najwa Shihab, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga: Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Kritik Penanganan Listrik, Lampu Menyala Saat Presiden Datang, Padam Setelah Pergi

"Ya, saya pada prinsipnya tidak, tidak apa, hanya berusaha, hanya berdoa," kata Mualem yang langsung kepalanya tertunduk dan lalu menangis.

"Semoga bantuan-bantuan dapat berada di Aceh. Dapat orang tolong ke Aceh, seperti itu," katanya sembari menangis.

Mualem lalu meminta maaf kepada Najwa Shihab karena menangis.

“Maaf,” kata Mualem sambil menyeka air matanya.

Najwa Shihab kemudian meminta Mualem tidak perlu minta maaf.

Baca Juga: Heboh Bau Bangkai dari Mobil Banjir Aceh Tamiang, Warga Panik Setelah Dicek Polisi Ternyata Begini Faktanya

“Tidak perlu minta maaf Mualem. Kita tahu Mualem setiap malam selalu keliling ketemu rakyat, bawa bantuan langsung sendiri, kasih langsung ke rakyat. Kita semua tahu,” kata Najwa.

“Saya tidak bisa membayangkan betapa beratnya Mualem harus melihat rakyat," ujar Najwa Shihab lagi.

Di sisi lain, Mualem menyadari dirinya hanyalah manusia biasa.

"Ini salah satu yang Mualem rasa paling berat saat-saat ini. Mualem jadi pemimpin di saat bencana besar seperti itu," kata Najwa Shihab.

"Kita hanya besar diri kepada Allah. Apa yang ada kita terima dan kita usaha terima itu aja," timpal Mualem dengan tegar.

 

Menangis Kampung Hilang

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengatakan tak kuasa menahan tangis saat memberikan gambaran terkini penanganan bencana banjir da longsor yang menerjang Aceh , Sabtu (29/11) lalu.

Mualem berkata banjir dan longsor Aceh beberapa hari lalu ibarat tsunami kedua yang bikin porak-poranda permukiman hingga menghilangkan sejumlah kampung.

Menurutnya, ada sekitar 4 kampung yang hilang disapu banjir bandang hingga longsor seperti kampung di daerah Sawang, Jambo Aye di Aceh Utara hingga kampung di kawasan Peusangan, Bireuen.

"Ada beberapa kampung hilang entah ke mana, yaitu Sawang, Jambo Aye di Aceh Utara, Peusangan di Bireuen, malam itu 4 kampung juga gak tau entah ke mana. Jadi Aceh sekarang seperti tsunami kedua," kata Mualem sambil menangis saat Apel Tim Recovery Bencana yang digelar di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda (SIM), Sabtu (29/11).***