POJOKSATU.id – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang driver ojek online yang diduga membuang sampah sembarangan di kawasan terlarang di samping Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Kejadian tersebut direkam oleh seorang pengguna jalan yang berada di dalam mobil, lalu dibagikan hingga menyita perhatian publik.

Dalam rekaman, perekam awalnya merasa curiga melihat sang driver membawa kantong plastik besar yang tampak berat.

Baca Juga: Dari Mahasiswa Kesehatan Masyarakat ke Dunia Digital, Perjalanan Saya di Program Magang Nasional MagangHub sebagai Medsos Spesialis di PT Pojoksatu

Bukan seperti barang bawaan penumpang, plastik itu terlihat seperti sesuatu yang sengaja dibawa untuk dibuang.

Gerak motor yang melaju pelan semakin membuat perekam mengikuti dari belakang.

Beberapa meter melaju di sisi jalan, driver ojol itu kemudian mengurangi kecepatan dan berhenti di area yang cukup luas.

Baca Juga: Begini Tampang dan Profil Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Ternyata Mahasiswa Hukum Semester Akhir

Gelagatnya semakin janggal ketika ia menoleh kanan-kiri, seolah memastikan kondisi aman.

Tanpa menyadari aksinya direkam, ia menurunkan kantong plastik besar tersebut dan meletakkannya begitu saja di pinggir jalan.

Dikutip Pojoksatu.id dari tiktok @gemadikamediasejahtera menurut narasi yang tersebar, sejumlah pengendara lain bahkan sempat membunyikan klakson sebagai tanda peringatan.

Namun aksi pembuangan sampah tetap dilakukan.

Baca Juga: Begini Tampang dan Profil Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Ternyata Mahasiswa Hukum Semester Akhir

Video itu pun cepat menyebar dan memicu reaksi keras warganet karena tindakan tersebut dianggap mencoreng citra profesi ojol serta merusak ketertiban lingkungan.

Meski banyak kecaman, ada pula warganet yang mencoba berpikir positif.

Mereka menilai kemungkinan kantong tersebut sebelumnya berada di tengah jalan dan sang driver hanya memindahkannya ke pinggir agar tidak membahayakan pengendara lain.

Hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak driver maupun aplikator terkait.***