POJOKSATU.id, JAKARTA - Terbongkar kebohongan Cyprus Anthonia ngaku keluarga AKBP Buddy Alfrits Towoliu, ternyata bukan.

Sejumlah temuan baru terkait kematian Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim), AKBP Buddy Alfrits Towoliu, mulai terungkap.

Salah satunya sosok Cyprus Anthonia yang sebelumnya mengaku sebagai paman AKBP Buddy.

Cyprus pun menyebut ada sejumlah kejanggalan terkait kematian AKBP Buddy Alfrits Towoliu.

Akan tetapi, pengakuan Cyprus itu dibantah kakak sepupu AKBP Buddy, Vondell G. Towoliu.

"Bapak Cyprus, ya, itu teman dekat dari korban," ungkap Vondell di Jakarta Timur, Selasa (2/5/2023).

BACA JUGA: Keluarga Sebut Ada Telepon Orang ‘di Atas’ Terbantahkan, Istri AKBP Buddy akan Diperiksa

Temuan baru itu juga seakan membantahkan kabar seliweran adanya kejangggalan kematian AKBP Buddy Alfrits Towoliu.

"Terkait dengan kesaksiannya itu mungkin karena saat itu terburu-buru," sambungnya.

Vondell menyebut, informasi yang diterima Cyprus Anthonia itu hanyalah informasi yang tidak akurat, sehingga yang bersangkutan melontarkan pernyataan yang bertentangan.

"Saat itu terburu-buru dengan berbagai simpang siur berita sehingga belum terkoordinasi," tegasnya.

BACA JUGA: Terungkap Sudah Nomor yang Terakhir Telepon ke HP AKBP Buddy, Durasi 38 Detik

Dalam kasus ini, lanjut Vondell, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kematian AKBP Buddy kepada pihak kepolisian.

"Kami menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian karena kami percaya kepolisian akan profesional dalam menanganinya," ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Cyprus Anthonia mengaku sebagai paman AKBP Buddy Alfrits Towoliu.

Kepada wartawan, Cyprus menyebut keluarga curiga dengan kematian AKBP Buddy karena penuh dengan kejanggalan.

Salah satunya adalah kecurigaan adanya telepon misterius yang disebutnya dari orang 'di atas' sejam sebelum menerima kabar Buddy ditemukan tewas.

BACA JUGA: Hasil Puslabfor Forensik, Tak Ada Racun atau Alkohol pada Jenazah AKBP Buddy Alfrits Towoliu

Selain itu, ia juga curiga bahwa kematian AKBP Buddy diduga berkaitan dengan mafia narkoba terkait kasus yang ditangani.

Ia juga menegaskan keluarga tak percaya dengan pernyataan pihak kepolisian yang menyebut Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur itu bunuh diri. (fir/pojoksatu)