POJOKSATU.id, LABURA - Nahas, dua orang pelajar warga Desa Sidomulyo Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tewas ditabrak Kereta Api jurusan Rantauprapat-Medan.

Mendengar kejadian itu sontak membuat ratusan masyarakat memadati tempat lokasi kejadian guna melihat kondisi kedua korban, dengan kondisi yang mengenaskan.

Pihak kepolisian menyebutkan, peristiwa yang menewaskan Korban Visalki Alamsyah Nasution (15) dan Dka Jaya Winata (15) itu terjadi pada hari Sabtu, (27/05/2023) sekira Pukul 23.00 Wib di Desa Sidomulyo.

Dimana kedua korban tidak mengetahui datang kereta saat duduk santai di rel lintasan Kereta Api.

“Menurut saksi sekitar dan memberi kabar kepada pihak kepolisian, kedua korban tidak mengetahui datangnya Kereta api saat lagi asik duduk dilintasan kereta Api”, terang Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu SIK melalui Kasubsi PID M Iptu Arwin SH kepada wartawan Senin (29/5/2023).

BACA JUGA: Tok! Dua Oknum TNI Kurir Sabu 75 Kg dan Ekstasi 40 Ribu Butir Divonis Seumur Hidup

Ditambahkan Iptu Arwin, saksi juga mengatakan pada sabtu malam sekira pukul 21.00.WIB itu, Kedua Korban keluar dari rumah menuju warung untuk membeli rokok, setelah membeli rokok kedua korban pergi menuju rel kereta api yang ada di Desa Sidomulyo tersebut, dan mereka duduk di besi rel kereta api tersebut.

“Selang beberapa jam kemudian sekitar Pukul 23.00 WIB melintas kereta api di tkp yang datang dari arah Rantauprapat menuju Medan dan menabrak kedua korban hingga luka luka dan meninggal dunia di tempat” ungkapnya

Setelah kedua korban dievakuasi petugas dan dibawa kerumah sakit terdekat, oleh keluarganya kedua korban langsung dikebumikan malam itu juga di perkuburan Muslim Desa Sidomulyo.

“Usai dievakuasi petugas, kedua korban dibawa dari rumah sakit dan dikebumikan malam itu juga," pungkasnya. (TIK/pojoksatu)

BACA JUGA: Tak Tersentuh, Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Sumut Berhasil Gerebek Lokasi Judi di Kota Binjai