POJOKSATU.id, BANDUNG - Pemkot Bandung bertekad mengakselerasi produk UMKM agar terus bersaing di level nasional, salah satunya melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyatakan, produk UMKM binaan Pemkot Bandung sudah bisa bersaing sampai level internasional.

Karena itu, ia berharap pelaku UMKM bisa lebih melek dengan hal detil seperti kemasan produk dan metode pemasaran.

Itu disampaikan Yunimar dalam bimtek UP2K Kecamatan Astananyar, di d’Best Hotel, Selasa (14/2/2023).

“Kami berharap para pelaku ini dapat berpameran juga. Karena yang kami lihat, produk UKM Kota Bandung mampu bersaing di level nasional dan internasional,” ucap Yunimar

BACA: Operasi Pasar Kota Bandung, Warga Dapatkan Beras dengan Harga Murah

Yunimar mengingatkan, pameran UMKM dapat membantu meningkatkan edukasi dan pengetahuan pelaku UKM dalam mengakselerasi produknya.

Lewat pameran, pelaku usaha UMKM bisa melihat seberapa jauh kualitas produk mereka.

“Selain itu, mereka juga bisa memperkenalkan produk mereka lebih luas,” ucapnya.

Yunimar juga berpesan agar para pelaku UMKM Kota Bandung terus belajar ekonomi digital.

Ia juga berharap, ada banyak bantuan bagi UMKM untuk terus berkembang sehingga dapat memberi sumbangsih positif terhadap ekonomi nasional.

BACA: Pemkot Bandung Bertekad Hadirkan Opini WTP Kelima Beruntun Pemeriksaan BPK

“Karena selama pandemi, pejuang UMKM lah yang mampu bertahan dari gempuran,” ucapnya.

Untuk diketahui, bimtek UP2K merupakan usulan hasil Musrenbang tahun 2022 yang telah disetujui pada RKPD tahun 2023.

Usulan yang telah disetujui untuk kegiatan tersebut terdiri dari 7 (tujuh) Kecamatan dengan total sebanyak 953 orang peserta bimtek yang dibagi menjadi 11 kali pelaksanaan kegiatan.

UP2K juga merupakan upaya untuk melaksanakan pendekatan berbasis sosial kemasyarakatan untuk meningkatkan pendapatan dan kemampuan. (Arief/Pojoksatu)