POJOKSATU.id - Keberadaan pagar laut sepanjang 30,16 km di Tangerang masih dipenuhi tanda tanya baik siapa yang membangunnya dan untuk apa.
Kasus pagar laut Tangerang turut menjadi perhatian anggota Komisi IV DPR RI fraksi PKB Daniel Johan.
Daniel mendesak pemerintah untuk mengungkap misteri di balik pembangunan pagar laut Tangerang yang belum terungkap hingga sekarang.
Menurutnya, pihak terkait tak cukup hanya menyegel pagar laut tersebut, tapi pelaku dan jika ada bekingannya juga harus ditangkap.
Ia mendesak pemerintah dan aparat harus tetap mengusut tuntas persoalan itu.
“Itu harus usut tuntas sampai ketemu siapa yang memerintahkan pemasangan pagar sampai 30,16 km tersebut,” kata Daniel Johan, Selasa (14/1).
Dalam pernyataannya, Daniel mengungkap Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) harus memastikan pemanfaatan ruang laut sesuai ketentuan yang berlaku.
Terlebih, Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Luat (PKRL) sudah menyatakan bahwa pembangunan pagar laut itu melanggar aturan.
“Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba menguasai ruang laut tanpa adanya izin yang jelas,” bebernya.
Baca Juga: Raih 29 Suara, Khairunnisak Lubis Terpilih sebagai Ketua FJPI Sumut Periode 2025-2027
Daniel juga menyatakan tidak mungkin pembangunan pagar laut yang sangat panjang dibiayai masyarakat atau organisasi masyarakat.
Mengingat pasti pembangunannya butuh dana yang besar.
“Itu tidak masuk akal. Dari mana mereka punya uang begitu besar. Pasti ada yang mendanai. Itu yang harus diusut,” papar Daniel.
Dia meminta aparat bersikap tegas dalam mengusut dan menangkap dalang di balik pembangunan pagar laut yang merusak ekosistem laut itu.
“Komisi IV mendorong agar pemerintah tegas menertibkan hal-hal semacam ini, agar tidak ada pihak-pihak yang merasa berkuasa di atas hukum yang berlaku,” ucapnya.
“Kalau ada beking oknum tertentu harus ditindak tegas juga,” pungkasnya.***



