POJOKSATU.id, BANDUNG—Tersangka Taufik Hidayat (30) ternyata masih sempat memesan kulkas atau lemari pendingin meski dalam status buron oleh polisi.

Dalam video yang beredar, kulkas dikirim ke rumah Taufik di Kecamatan Nagreg, bukan ke indekos tempat penyekapan Yuvita Tri Rezeki di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.

Informasi pesanan kulkas ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah beredar unggahan di media sosial yang memperlihatkan cerita seorang kurir pengiriman barang.

Baca Juga: Liquid Vape Narkoba Jenis Ganja Cair Diamankan Polda Bali, 3 WNA Asal AS dan Tunisia Ditangkap Polisi

Dalam unggahan Instagram @pojoksatu.id, disebutkan bahwa pesanan kulkas tersebut bahkan belum dilunasi oleh pemesan.

“Si Taufik benar-benar nyusahin. COD-an kulkas saat buron. Harus diretur pas jadi tahanan,” jelas akun Instagram Pojoksatu.id dilihat Jumat (26/6).

Fakta ini sontak memancing rasa penasaran publik. Banyak yang mempertanyakan bagaimana seseorang yang sedang menjadi buronan masih sempat melakukan transaksi belanja online.

Baca Juga: Taufik Hidayat Ternyata Residivis dari Keluarga Berantakan, Ibunya Meninggal Depresi Gara-gara Anak

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi pada periode ketika Taufik Hidayat sedang dicari aparat kepolisian.

Saat itu, polisi telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki.

Belum diketahui secara pasti kapan transaksi tersebut dilakukan dan untuk tujuan apa kulkas tersebut akan digunakan.

Sebagian netizen mengaku heran kenapa Taufik masih sempat berbelanja saat menjadi buronan polisi.

Beragam komentar warganet di postingan Pojoksatu.id, ada yang menyebutnya koplak.

Ada juga komentar yang menyebutnya menyusahkan orang mulai dari menteri hingga kurir.***