Tata PKL Tegalega, Pemkot Bandung Gandeng Swasta
POJOKSATU.id, BANDUNG - Pemkot Bandung memastikan penataan PKL di kawsan Tegalega akan menggandeng pihak swasta.
"Kita ingin perbaiki sedikit demi sedikit. Tegalega ini salah satu penyemangat Kota Bandung sebagai kekuatan untuk kawasan yang lebih baik," kata Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Kamis (25/5/2023).
Saat ini PKL Kawasan Tegalega berjumlah 482 PKL terbagi dalam 2 zona, yaitu 207 PKL Tegalega Timur (Jalan Moh Toha) dan 275 PKL Tegalega Barat (Jalan Otista).
PKL Tegalega meliputi berbagai macam dagangan, di antaranya makanan, asesoris, sayuran dan buah-buahan.
"Kami inginnya seperti Kota Surabaya. PKL-nya mau diatur. Waktu dan lapak (tempat) bisa diatur. Saya buktikan itu," tuturnya.
Karena itu ia menginginkan, ketika sudah ditata, para PKL wajib mengikuti aturan.
BACA JUGA: PPDB Kota Bandung 2023, Ini Aturan dan Pusat Informasinya
"Harus seusai peruntukan, sesuai lapak yang ada. Jangan ada tenda tambahan. Ini harus clear dulu," tegasnya.
Ia berharap dengan penataan itu, kawasan Tegalega menjadi lebih tertib dan nyaman.
"Kita harap disana nanti tidak ada lagi PKL di atas trotoar, di barat atau timur. Kita dorong juga tidak ada lagi parkir kendaraan. Itu juga harus dipikirkan," katanya.
BACA JUGA: PPDB Kota Bandung 2023, Ini Aturan dan Pusat Informasinya
Sementara itu, perwakilan PT Mayora, Andre mengaku siap berkolaborasi dengan Pemkot Bandung menata kawasan Tegalega.
"Kami siap untuk berkolaborasi dengan Pemkot Bandung," ujarnya.
Andre berharap penataan tersebut bisa dimanfaatkan pedagang sehingga mampu meningkatkan usahanya.
"Prinsipnya kita membantu rakyat kecil yang minim usaha. Kita bantu yang mau berdagang untuk meningkatkan kebutuhan," tandasnya. (*/Arief/Pojoksatu)
Berita dan konten menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News




