POJOKSATU.id - Bertanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain, menjadi salah tips dalam menggunakan media sosial agar bermanfaat. Pasalnya, dengan medsos kini semua orang dapat berinteraksi tanpa harus bertatap muka.

Wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih membagikan beberapa tips menggunakan medsos dengan optimal. Di antaranya, gunakan timer untuk membatasi penggunaan medsos yang berlebihan.

Selain itu, cari informasi yang berguna dan tidak overshare (sharing berlebihan) dan ingatlah untuk tidak terus-menerus menatap layar.

"Serta bertanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain atas penggunaan medsos kita," ujarnya saat webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Memanfaatkan Media Sosial dengan optimal, Senin 8 Mei 2023.

Founder Envetribe Indonesia, Galang Prakasa Yusuf Putra menjelaskan, pengguna medsos hampir 60 persen memanfaatkannya untuk komunikasi.

Selain itu, 58,2 persen pengguna menggunakan medsos untuk mengisi waktu luang. Sisanya untuk melihat berita atau sesuatu yang dibicarakan dan menemukan inspirasi untuk hal yang harus dilakukan dan dibeli.

Ia menjelaskan, terdapat panduan agar aman dan terhindar dari dampak negatif medsos. Misalnya, tidak mudah memberikan informasi pribadi (data pribadi), dan tidak mudah percaya dengan berita yang di terima (saring sebelum sharing).

"Jagalah keamanan akun dengan cara membuat kata kunci yang sulit ditebak dan ubah secara berkala, serta gunakan medsos untuk membantu meningkatkan produktivitas," katanya.

Baca Juga: Ketahui Kunci Sukses di Dunia Digital

Anggota Komisi I DPR RI, Utut Adianto berharap masyarakat bisa lebih optimal lagi dalam memanfaatkan medsos untuk meningkatkan ekonomi keluarga, meningkatkan kemampuan diri, dan juga ekspresi.

"Untuk ke depannya pemerintah akan terus meningkatkan jangkauan supaya seluruh daerah yang ada di Indonesia sudah terhubung oleh internet, sehingga cita-cita mendigitalisasi masyarakat dapat terwujud," harapnya.

Sementara itu, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara beraktivitas dan bekerja.

Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat semakin mempertegas kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi.

Untuk mengahadapi hal tersebut, semua pihak harus mempercepat kerjasama dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia.

"Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi SDM," tandasnya.

(Rishad Noviansyah)