POJOKSATU.ID – Berikut tampang Doni Suharianto (33) pelaku pembunuhan guru SD di Kampar, Riau.

Seperti diketahui, belum lama ini Doni Suharianto berhasil diringkus pihak kepolisian lantaran telah bertindak amoral.

Yang mana, dirinya disinyalir kuat sebagai pelaku pembunuhan hingga pembakaran sosok guru PPPK Heri Aprianus Saragih (30).

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi Keluarga: Peran Ibu-Ibu PNM Mekaar Lebih dari Sekadar Pahlawan Rumah Tangga

Bukan main, Doni Suharianto mengaku bertindak demikian lantaran sakit hati dengan perkataan Heri Aprianus Saragih.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal jpnn.com pada Minggu (22/12/2024) yang membeberkan kasus tersebut.

Dalam artikelnya, Doni dikonfirmasi melakukan tindak penganiayaan lantaran tidak terima dengan perkaatan korban.

Baca Juga: Gelombang Laut Rusak Rumah Warga di Pesisir Utara Demak, Ancaman Abrasi di Tengah Cuaca Buruk

Yang mana, dirinya mengaku telah direndahkan saat masih bertugas sebagai satpam tempat korban bekerja.

Hal ini turut ditanggapi langsung oleh Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja yang membenarkan pengakuan Doni.

“Setelah kami tangkap, tersangka mengaku sakit hati karena sering direndahkan oleh korban,” ucap Ronald.

Baca Juga: Tutup Tahun 2024, Grab Salurkan 1 Juta Dolar untuk Lebih dari 33.000 Pelaku Sektor Transportasi dan Pelaku UMKM

Usut punya usut, penangkapan pelaku pembunuhan guru PPPK ini ternyata sempat mengalami hambatan.

Dikarenakan, Doni sebelumnya disinyalir sempat melarikan diri dari kejaran aparat kepolisian usai melakukan tindak kriminal.

Berdasarkan informasi beredar, dirinya kabur saat kejadian berlangsung pada Jumat (29/11/2024) kemarin.

Baca Juga: Ini Rahasia Dapat Rumah Mewah di Jogja dengan Cicilan Ringan!

Namun, aksi pelariannya ini berhasil digagalkan oleh para aparat di kawasan gerbang Tol Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Lebih lanjut, kasus ini diketahui sempat ramai mengehbohkan publik terkait aksi tragis yang dilakukan Doni.

Yang mana, dirinya telah menganiaya hingga membakar sosok Heri di kawasan Afdeling III Blok K-V PTPN IV Kebun Tandun, Kampar.

Baca Juga: Promedia Diskusi dengan Insan Pers di Mediapreneur Talks hingga Mahasiswa UIN Raden Fatah Lewat CoreLab

Bukan main, jasad korban yang telah menghebohkan warga ini nyaris tidak diketahui lantaran telah hangus terbakar.

“Saat ditemukan saksi, tubuh korban mengalami luka robek di leher dan hangus terbakar,” jelas Kapolres Kampar.

Kendati demikian, Doni kini telah dikenakan hukuman yang setimpal akibat perbuatannya terhadap guru PPPK tersebut. ***