POJOKSATU.id, Bogor - Taman Safari Indonesia (TSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam konservasi dan keberlanjutan lingkungan dengan menerima kunjungan Rektor Universitas Padjadjaran beserta jajaran akademisi ke fasilitas Integrated Waste Management (IWM).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan limbah terpadu.

IWM Taman Safari Indonesia merupakan inisiatif unggulan dalam pengolahan limbah ramah lingkungan.

Fasilitas ini mengelola berbagai jenis sampah melalui metode berkelanjutan, mulai dari pemilahan, pengolahan limbah organik menjadi pupuk, hingga daur ulang sampah anorganik menjadi produk bernilai tambah.

Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan ekonomi sirkular yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor Universitas Padjadjaran dan tim akademisi berdiskusi dengan TSI tentang pengembangan IWM sebagai pusat riset bagi mahasiswa dan peneliti yang ingin mendalami sistem pengelolaan limbah terpadu.

Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan.

Tony Sumampau, Founder Taman Safari Indonesia Group, menyatakan, “Melalui IWM, kami berupaya memberikan solusi nyata bagi tantangan pengelolaan sampah di Indonesia. Dengan melibatkan dunia akademik, kami optimis inovasi pengelolaan limbah terpadu dapat berkembang lebih jauh dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan program edukatif dan penelitian yang mendukung pengelolaan limbah yang efisien dan bernilai ekonomi.”

Kunjungan diakhiri dengan tur ke fasilitas IWM, di mana peserta dapat melihat langsung proses pengolahan limbah serta dampaknya dalam menciptakan ekonomi sirkular yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Melalui kerja sama ini, Taman Safari Indonesia berharap dapat terus menjadi pelopor dalam konservasi lingkungan sekaligus mendukung perkembangan penelitian dan inovasi di bidang pengelolaan limbah di Indonesia.***