POJOKSATU.ID - Puluhan warga Serpong yang bermukim di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, pada Kamis.
Aksi tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi warga terkait pengelolaan TPA yang dinilai belum memberikan solusi atas dampak lingkungan yang dirasakan selama bertahun-tahun.
Sejak pagi hari, warga mendatangi kompleks DPRD Tangsel dengan membawa spanduk dan poster berisi tuntutan perbaikan pengelolaan sampah.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Memanas, Polisi Segera Periksa Ahli Versi Roy Suryo
Mereka menyoroti persoalan bau menyengat, pencemaran lingkungan, hingga dampak kesehatan yang kerap dialami masyarakat di sekitar TPA Cipeucang.
Pantauan di lokasi menunjukkan aksi berlangsung tertib dan kondusif. Warga menyampaikan aspirasi secara damai tanpa melakukan tindakan anarkis.
Aparat keamanan turut berjaga untuk memastikan jalannya aksi berjalan lancar.
Tak berselang lama, perwakilan warga diterima oleh anggota DPRD Kota Tangerang Selatan untuk berdialog secara langsung.
Dalam pertemuan tersebut, warga memaparkan sejumlah keluhan yang selama ini dirasakan akibat aktivitas TPA Cipeucang yang terus beroperasi.
Salah satu perwakilan warga mengungkapkan bahwa persoalan utama yang mereka hadapi adalah bau sampah yang semakin parah, terutama saat musim hujan.
“Kami sudah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan TPA. Bau menyengat hampir setiap hari, belum lagi dampak kesehatan yang mulai dirasakan warga,” ujar warga, dikutip pojoksatu.id dari instagram @infotangerang.id (19/12/2025).
Selain itu, warga juga menilai pengelolaan TPA Cipeucang belum dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.
Mereka berharap pemerintah daerah bersama DPRD Tangsel dapat segera menghadirkan solusi konkret, bukan sekadar janji atau wacana.
Baca Juga: KPAI Ungkap Memang Benar Faizah Soraya Dibunuh Anaknya, Motifnya Ingin Bela Ayah dan Kakaknya
“Kami tidak menolak keberadaan TPA, tapi pengelolaannya harus dibenahi. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” kata perwakilan warga lainnya saat dialog berlangsung.
Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan DPRD Tangsel menyatakan siap menampung dan meneruskan tuntutan warga kepada pihak terkait.
DPRD berjanji akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan TPA Cipeucang agar dampak lingkungan bisa diminimalkan.
Baca Juga: Heboh! Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan UEA, Publik Mendadak Riuh Ngapain Dibalikin?
Aksi unjuk rasa ini menjadi sinyal kuat bahwa persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Dengan meningkatnya volume sampah setiap tahun, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera menghadirkan solusi jangka panjang yang ramah lingkungan dan berpihak pada warga.
Warga Serpong pun menegaskan akan terus mengawal hasil dialog tersebut.
Baca Juga: Sumut Butuh Persiapan Maksimal Menuju PON 2028, Daftar Cabor Ini Diminta Segera Bentuk Kepengurusan
Mereka berharap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti di ruang rapat DPRD, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan nyata demi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar TPA Cipeucang.***




