Tak Seperti Mario Dandy yang selalu Diperlakukan bak Sultan, Remaja Ini tak Malu jadi Kuli Padahal Anak Pejabat Kaya
POJOKSATU.id, JAKARTA - Seperti kita tahu bersama, Mario Dandy adalah anak mantan pejabat pajak yang terkesan selalu mendapatkan perlakuan istimewa bak sultan.
Dalam perjalanan kasus penganiayaan yang dilakukannya, Mario Dandy tak pernah lepas dari berbagai perlakuan 'berbeda' yang didapatnya.
Anda tentu masih ingat saat ia melakukan rekonstruksi dimana anak Rafael Alun dan Ernie Meike Torondek itu mengenakan sepatu bermerk.
Berbeda, dengan Shane Luka yang saat rekonstruksi cuma mengenakan sandal jepit.
Saat itu penyidik beralasan bahwa sepatu itu adalah milik penyidik yang dipinjamkan untuk menyesuaikan kondisi saat penganiayaan terjadi.
Selanjutnya, ramai lagi momen Mario yang keluar dari ruang tahanan Polda Metro Jaya tanpa mengenakan borgol.
BACA JUGA: Mario Dandy dan Shane Lukas Mendadak Dipindah ke Lapas Salemba Disebut karena Lapas Cipinang Overload
Bahkan Mario terlihat dengan bebasnya memasang dan melepas sendiri borgol cable ties.
Uniknya, borgol cable ties itu terlihat cukup longgar. Tidak seperti tersangka lain yang dipasang sangat rapat.
Akibatnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto pun meminta maaf atas insiden itu.
Dia juga menyatakan siap bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Irjen Karyoto juga meminta agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui apakah ada pelanggaran SOP yang dilakukan anggota polisi yang melakukan penanganan saat itu.
Terbaru, beredar foto Mario Dandy bersama Shane Lukas berfoto bersama sejumlah tahanan lain di Lapas Cipinang yang disebut diambil di kantin.
BACA JUGA: Paman David Unggah Foto Mario Dandy Pose di Kantin Rutan Cipinang, Ditjen Kemenkumham Bilang Begini
Di media sosial bahkan beredar voice note diduga suara Mario Dandy yang mengaku bisa bebas menelepon dan video call meski di dalam Lapas Cipinang.
Dalam voice note tersebut, ia menyatakan bisa melakukan hal itu semua karena dilindungi oleh tahanan lain yang disebut sebagai 'abang'.
Padahal, hal-hal tersebut jelas-jelas hal yang tidak boleh atau dilarang dilakukan tahanan, apalagi di dalam lapas.
Akibatnya, Mario Dandy dan Shane Lukas mendadak dipindahkan ke Lapas Salemba. Padahal Mario dan Shane baru 4 hari berada di lapas tersebut
Informasi yang beredar, itu atas permintaan Mario Dandy sendiri.
Akan tetapi informasi tersebut dibantah Ditjen PAS yang menyatakan bahwa pemindahan dilakukan karena Lapas Cipinang yang kelebihan kapasitas.
BACA JUGA: Geger Soal Cuitan Mario Dandy Jadi Tahanan Istimewa di Rutan Cipinang, Ditjen Pas Langsung Ngeles
Di sisi lain, ada sosok remaja bernama Rafdi Maradjabessy yang merupakan kebalikan 180 derajat dari sosok Mario Dandy.
Bahkan ia adalah anak dari seorang pejabat yang jabatannya jauh lebih tinggi dari pada jabatan yang pernah dimiliki Rafael Alun.
Meski Rafdi Maradjabessy adalah anak seorang pejabat kaya, tapi ia tak pernah mendapat perlakuan istimewa.
Bahkan, ia tak malu bekerja sebagai kuli bangunan untuk mencari penghasilan sendiri.
Untuk diketahui, Rafdi Maradjabessy adalah anak dari Wakil Wali Kota Tidore.
Bekerja sebagai kuli dilakukan remaja yang akrab disapa Rafdi itu karena dirinya tidak ingin memanfaatkan harta kekayaan dan jabatan serta kekuasaan orang tuanya.
BACA JUGA: Soal Lepas Pasang Borgol Mario Dandy, Pakar : Kepercayaan Masyarakat Kembali Menurun dengan Polri
Kisah Rafdi Maradjabessy pertama kali menjadi sorotan di media sosial pada 2019 silam.
Itu setelah salah seorang temannya mengunggh foto-foto Rafdi saat bekerja sebagai kuli bangunan di media sosial.
"Dia ini anaknya Wakil Walikota Tidore tapi dalam kehidupan kesehariannya sangat sederhana dan mandiri, malahan bekerja sebagai kuli bangunan,” tulis Naoval dalam keterangan foto tersebut.
Salah satu foto yang diunggah Naoval menunjukkan Rafdi tengah memegang sekop untuk mengangkut pasir hitam.
Sementara foto lainnya menunjukkan ia saat selesai bekerja sebagai kuli bangunan.
Dalam foto tersebut Rafdi bernampilan sebagaimana lazimnya seorang kuli bangunan dengan pakaian yang kotor dan berdebu.
BACA JUGA: Komentar Menohok Kompolnas Mario Dandy Pasang Borgol Sendiri, Untung Polisi Nggak Ditembak
Kaki dan tangannnya juga terlihat kotor berdebu.
Dia juga terlihat mengenakan sandal jepit dan kaos lengan panjang serta celana pendek.
Rafi yang cuma membawa tas rajutan yang diselempangkan tampak tersenyum pada foto itu.
Usai postingan itu viral, ayah Rafdi, Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen, membenarkan remaja dalam foto itu adalah anaknya.
Sang Waki Wali Kota itu mengaku sengaja mendidik anak-anaknya agar memiliki sifat pekerja keras meskipun ayahnya seorang pejabat daerah yang berpengaruh.
“Satu hal yang selalu saya katakan kepada anak-anak, bahwa ayah kalian ini pejabat artinya milik orang banyak,” tegasnya.
BACA JUGA: Irjen Karyoto Ngamuk Total Pastikan Sendiri Mario Dandy Kena Ancaman Total 30 Tahun Penjara, Tidak Diistimewakan
Tak hanya itu, Sinen juga selalu menceritakan kerja kerasnya pada masa lalu kepada Rafdi dan anak-anaknya yang lain.
Kini, Rafdi tengah berbahagia dengan keluarga kecilnya.
Ia tengah membina rumah tangga dengan seorang wanita cantik bernama Sri Dayu Wahdania Toduho.
Meskipun sang suami hanya bekerja sebagai kuli bangunan, namun Sri Dayu tetap memberikan dukungan dan berbangga hati dengan suaminya.
Jadi, bagaimana menurut Anda? Siapa yang jauh lebih bermartabat antara keduanya? (Guruh/Pojoksatu)
Berita dan konten menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News




