POJOKSATU.id - Batalnya Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY cawapres Anies Baswedan membuat Partai Demokrat kebakaran jenggot.

Bukannya memilih AHY, cawapres Anies Baswedan justru adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Keputusan Muhaimin Iskandar cawapres Anies itu dibuat di Nasdem Tower pada Selasa 29 Agustus 2023 malam.

Baca Juga: Hasil Lengkap Hari ke-3 Wakil Indonesia di Xpora IIC 2023

Kemarahan atas keputusan tersebut bukan saja memantik reaksi keras di tingkat elite partai berlambang bintang mercy itu.

Di daerah, sejumlah kader Partai Demokrat mengungkapkan kemarahannya dengan menurunkan seluruh baliho dan spanduk bergambar Anies-AHY.

Di Cianjur, Jawa Barat, salah satunya.

Baca Juga: Terbukti Bersalah, Aditya Hasibuan Putra Achiruddin Hasibuan Divonis 1,5 Tahun Penjara

Berdasarkan video yang diterima Pojoksatu.id pada Kamis 31 Agustus 2023 malam, sejumlah kader Demokrat membredel baliho Anies Baswedan.

Penurunan spanduk dan baliho Anies-AHY itu dilakukan mulai pukul 18.50 WIB.

Penurunan tersebut dimulai dari depan kantor DPC Demokrat Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Tips Penggunaan Undercoat Anti Karat untuk Hindari Rangka Patah Kendaraan Motor

"Sesuai dengan instruksi DPP Demokrat, kami menurunkan baliho yang bergambar Anies Baswedan," ucap seorang kader Demokrat tersebut.

Ia menyatakan, langkah yang dilakukan DPC Demokrat Kabupaten Cianjur itu sesuai dengan instruksi dari DPP Demokrat.

"Sejak saat ini. Demikian informasi yang kami sampaikan kepada warga Cianjur, khususnya," sambung pria tersebut.

Ia berujar bahwa keputusan yang diambil Anies Baswedan bersama Ketum Nasdem Surya Paloh itu benar-benar di luar dugaan.

Baca Juga: Kritik FSGI dan Komnas Perempuan Terhadap Tindakan Cukur Rambut Siswi: Manifestasi Ketidakadilan Pendidikan

Dia juga menyebut bahwa Anies Baswedan telah melakukan pengkhianatan.

"Bahwa pak Anies Baswedan telah menghkhianati Partai Demokrat dan Mas AHY," kecamnya.

Pria tersebut juga memerintahkan kepada seluruh kader Demokrat Cianjur untuk serentak menurunkan seluruh baliho Anies Baswedan.

Baca Juga: Rakercab PDIP Kabupaten Cirebon Bahas Program Kerja Jelang Pemilu 2024

"Kepada seluruh kader Partai Demokrat Kabupaten Cianjur untuk menurunkannya (baliho Anies Baswedan)," ucap pria tersebut.

Dikonfirmasi Pojoksatu.id, Sekjen DPC Demokrat Cianjur, Hadi Sutrisno membenarkan video tersebut.

Hadi menyatakan bahwa penurunan seluruh spanduk dan baliho Anies Baswedan itu merupakan instruksi langsung dri DPP Demokrat.

Baca Juga: 12 Fakta Penting Anda Ketahui Jelang Drawing UCL, Ada Penghargaan Khusus Buat Miroslav Klose

"Karena terjadinya pengkhianatan dari Nasdem dan Anies Baswedan terkait penetapan penentuan cawapresnya," ujarnya melalui sambungan telepon selulernya.

Hadi juga menyesalkan keputusan Muhaimin Iskandar cawapres Anies yang diambil dengan diam-diam dan tanpa sepengetahuan Demokrat dan PKS.

"Ini kan koalisi perubahan dan perbaikan sudah berlangsung hampir satu tahun, tapi secara tiba-tiba Nasdem memutuskan dengan Anies Baswedan bergabung dengan PKB dengan cawapresnya Cak Imin tanpa pemberitahuan dan informasi sebelumnya," kecam dia.

Hadi menyebut bahwa keputusan yang diambil Anies Baswedan dan Nasdem itu jelas merupakan sebuah pengkhianatan besar.

Baca Juga: Gudang Penyelewengan Solar Bersubsidi di Desa Helvetia Digerebek, Barang Bukti 21 Ton

Karena itu, pihaknya pun mengaku kaget dan sangat kecewa.

"Kekecewaan ini sangat berat dan perjalanan ini dicoreng," ujarnya.

Hadi mengungkap, sejatinya Demokrat tengah mempersiapkan deklarasi pasangan duet capres-cawapres Anies-AHY.

Baca Juga: Cerita Pilu Kekasih Imam Masykur, Rencana Nikah Batal Keburu Dijemput Maut

"Ini detik-detik penetapan rencana deklarasi Anis-AHY, tiba-tiba ada perubahan yang di luar dugaan," ungkap dia.

Soal kelanjutan Koalisi Perubahan, Hadi menyatakan Demokrat masih tetap akan bergandengan tangan dengan PKS.

"Mengenai konstalasi politik di daerah akan menanti keputusan dari DPP. Tapi koalisi perubahan tetap untuk perbaikan dengan PKS dan tidak bubar," tandasnya.***