POJOKSATU.ID- Sebuah tabung gas tiga kilogram meledak di sebuah ruko yang berfungsi sebagai kantin di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025)
Insiden ledakan tabung gas Kelapa Gading ini menyebabkan kerusakan serius pada bagian depan bangunan dan melukai tiga orang.
sekitar pukul 10.59 WIB, tampak kaca bagian depan ruko tampak pecah. Sejumlah material bangunan seperti rangka plafon dan potongan dinding berserakan di area teras. Garis polisi telah terpasang di sekitar lokasi, sementara dua petugas kebersihan tampak menyapu pecahan kaca dan serpihan material.
Baca Juga: 6 Instansi Disebut Siap Terapkan Tes Eliminasi di CPNS 2026, Pelamar Harus Siap Penyaringan Ketat
Diky (30), warga yang berada dekat lokasi kejadian, mengatakan suara ledakan terdengar cukup keras sekitar pukul 07.00 WIB. Ia menyebut sumber ledakan berasal dari dapur kantin di lantai satu.
“Sekitar jam tujuh pagi lewat sedikit. Sumber ledakan dari dapur kantin ini, di lantai satu,” ujarnya.
Kapolsek Kelapa Gading, Komisaris Seto Handoko Putra, membenarkan kejadian pada waktu tersebut. Menurut dia, insiden bermula ketika seorang karyawan dapur hendak merebus telur menggunakan kompor gas yang tersambung dengan tabung LPG tiga kilogram.
Saat pemanasan dilakukan, kompor tidak juga menyala. Pada saat bersamaan, dua pengunjung laki-laki sedang menikmati kopi di dalam kantin.
“Karyawan itu lalu mengganti sumber gas ke tabung 12 kilogram. Tabung gas 3 kilogram yang sebelumnya dipakai kemudian diletakkan di sebelah tabung 12 kilogram,” kata Seto dikutip beritasatu.
Beberapa saat kemudian, karyawan melihat tabung gas tiga kilogram itu mengeluarkan gas dari bagian regulator atau sambungan. Tabung lalu dipindahkan ke dekat area cuci piring guna menjauhkannya dari sumber api.
“Namun karena kompor yang tersambung ke tabung 12 kilogram sudah menyala, diduga api menyambar gas yang keluar dari tabung 3 kilogram tersebut hingga memicu kebakaran dan ledakan,” jelasnya.
Ledakan menyebabkan karyawan dapur terlempar dan tertimpa material bangunan. Dua pengunjung yang duduk di meja depan juga ikut terkena imbas dan mengalami luka. Menurut Seto, tidak ada korban jiwa, tetapi tiga orang mengalami luka sobek dan memar akibat serpihan material maupun paparan panas.
Salah satu korban yang merupakan pengunjung mengalami luka sobek di kaki kanan, tangan kanan, serta daun telinga. Seluruh korban telah dibawa ke Puskesmas Kelapa Gading untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Kerusakan terparah terjadi di area dapur kantin yang dikenal dengan nama VW Kitchen. Bagian depan ruko juga mengalami kerusakan struktural, meski belum ada estimasi resmi terkait total kerugian. “Untuk kerugian materi belum bisa ditafsir,” ujar Seto.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 08.00 WIB dan melanjutkan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Hingga siang hari, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebocoran gas dan ledakan. Pemeriksaan terhadap saksi, termasuk karyawan dan pengunjung, juga berlangsung untuk melengkapi penyelidikan.***



