POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengaku diledek Muhaimin Iskandar alias Cak Imin soal ajakan bergabung dengan Timses AMIN.
Susi tidak menjawab tegas soal ajakan Cak Imin tersebut. Susi Pudjiastuti menilai Cak Imin hanya bercanda soal ajakan bergabung dengan Timses AMIN.
"Cak Imin kerjaannya meledek. Biar saja," kata Susi dihubungi, Jumat (27/10/2023).
"Biar saja," lanjut Susi sambil menyisipkan emoji tertawa dilansir detikcom.
Sementara itu dalam unggahan Twitternya (X), Susi Pudjiastuti malah memberi nasehat kepada Anies Baswedan.
Baca Juga: Sinopsis Film Love Reset (30 Days), Kang Ha Neul dan Jung So Min Jadi Suami Istri yang Amnesia
Susi mengomentari salah satu berita media online yang memuat pernyataan Anies tentang perlunya banyak kosakata dalam Bahasa Indonesia.
“Menurut saya justru harus dikurangi. Dulu di KKP saya larang pemakaian kata-kata bersayap. Hasilnya banyak anggaran tidak bisa dipakai dan dengan sendirinya divisi-divisi pun banyak yang tidak diperlukan lagi,” jelas Susi dalam unggahannya di X, Jumat (27/10).
“Sayap dalam kata-kata dalam hal keuangan artinya juga sama bisa terbang-terbang inefisiensi alias pemborosan akan banyak terjadi. Kurangi kata, kurangi orang, kurangi uang,” tegas Susi dalam unggahannya.
Sebelumnya, Cak Imin mengajak Susi Pudjiastuti bergabung dalam tim sukses AMIN. Cak Imin sangat berharap Susi bisa bergabung.
Baca Juga: Mengungkap Misteri Artificial Intelligence! Pengertian, Sejarah, Aplikasi Terkini Hingga Kelemahan
"Saya sangat berharap, sudah lama itu mengajak Bu Susi. Nggak tahu, nanti kita tunggu jawabannya,” kata Cak Imin usai menghadiri acara Pameran dan Orasi Kebudayaan di Tugu Kunstring, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/10).
“Karena kita belum sempat ketemu ya tapi kita berharap bisa bareng-bareng mengusung cita-cita AMIN," katanya lagi.
Dia mengungkap keinginanannya untuk bertemu Susi. Dia berharap Susi bersedia bergabung dalam Timses AMIN.
"Ya saya pengen tapi waktunya masih diatur, saya kepengen sekali, tapi saya belum mendapatkan kepastian apakah beliau bersedia untuk bergabung dan menjadi bagian, belum tahu," ujarnya.***




