POJOKSATU.id- Pengamat Politik, Ray Rangkuti menilai pidato Surya Paloh di acara Apel Siaga Perubahan Partai NasDem tak menyebut sosok cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan.
Dalam pidatonya bahkan Surya Paloh juga tidak memberikan gambaran siapa nantinya sosok cawapres yang pas mendampingi Anies di Pemilu 2024 nanti.
"Tidak ada pengumuman siapa nama yang akan mendampingi Anies sebagai cawapres. Jangankan menyebutkanny
Baca Juga: Perkenalkan Teknologi Terbaru FTTR, XL SATU Fiber Kini Tersedia di 63 Kotaa, bahkan untuk memberi gambaranpun tidak," kata Ray saat dihubungi, Senin (17/7/2023).
Surya Paloh juga tidak menyebutkan ciri- ciri sosok cawapres yang mengarah kepada Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.
Nama AHY sendiri makin santer akan mendampingi Anies Baswedan, namun hal itu seakan tak ada kejelasan.
"Tidak ada ciri khusus disampaikan yang memungkinkan pendukungnya dan kita semua (tidak) dapat mengidentivikasinya," ujarnya.
Baca Juga: Santai Nikmati Makanan dan Belanja Daster di Pasar Malam, Arumi Bachsin Tuai Pujian Netizen
"Hal ini, sebenarnya, yang paling ditunggu oleh publik. Tapi ketiganya pula yang tidak tersentuh," ujarnya lagi.
Karena itu, Ray pun menilai pidato Anies dan Surya Paloh itu, kebanyakan hanyalah mengarah kepada jargon dan bacaan doa-doa.
"Maka tidak mengherankan jika akhirnya dua pidato yang ditunggu-tunggu seperti anti klimak. Lebih banyak jargon, romantisme, dan bacaan doa," tegasnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Jadi Tempat Studi Lapangan PKA dan PKP Daerah Lain
"Sesuatu yang bisa dipahami karena memang tidak ada topik yang nampaknya mau disampaikan," tambahnya lagi.
Sebelumnya, capres Anies Baswedan menyampaikan pidato politik di acara Apel Siaga Perubahan Partai NasDem.
Dalam pudatonya, Anies mengingatkan, dorongan akan perubahan harus dilandasi semangat, untuk menjaga persatuan.
"Dalam berbagai kesempatan apa yang menjadi gagasan dan cita-cita, konsep, ide, dengan arah menghadirkan keadilan telah berkali-kali kami sampaikan," ujarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (16/7/2023
Reporter : Firdausi



