POJOKSATU.id - Hasil survei Indikator Politik Indonesia kembali memunculkan kehebohan terhadap tingkat kepercayaan publik kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dalam temuan terbaru hanya 56 persen masyarakat yang menyatakan sangat percaya pada lembaga legislatif tersebut.

Angka ini menegaskan bahwa DPR masih berkutat di posisi terendah dalam daftar lembaga negara yang dipercaya publik.

Baca Juga: HUT ke-18 Gerindra, Dasco Ajak Kader Konsisten Kawal Cita-cita Pendiri Bangsa

Sementara itu lembaga lain justru menunjukkan tren kepercayaan yang jauh lebih kuat.

TNI mencatat tingkat kepercayaan lebih dari 90 persen, menjadikannya lembaga paling dipercaya masyarakat.

Meski begitu Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut ada sedikit penurunan dari survei sebelumnya.

Baca Juga: HUT ke-18 Gerindra, Dasco Ajak Kader Konsisten Kawal Cita-cita Pendiri Bangsa

"Sebenarnya agak sedikit turun trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen," kata Burhanuddin dalam konferensi pers dikutip Pojoksatu.id dari Antaranews 8/2/2026

Kontras antara TNI dan DPR terlihat sangat terlihat  survei juga menunjukkan mayoritas publik merasa skeptis terhadap kinerja legislatif.

Burhanuddin menegaskan bahwa posisi rendah DPR bukan fenomena baru, yang berarti sudah sering seperti ini.

Baca Juga: Zakat Fitrah Ramadhan 2026 Ditetapkan Rp50 Ribu per Jiwa, BAZNAS Juga Tetapkan Fidyah, Segini Besarannya

“Yang masih belum beranjak dari ranking bawah antara partai politik dan DPR. Bukan hal baru ya,” ujarnya, dikutip Pojoksatu.id dari idntimes 8/2/2026

Situasi ini memperlihatkan jurang kepercayaan yang semakin lebar antara publik dan para wakil rakyat.

Rendahnya kepercayaan publik dinilai menjadi bukti kuat bagi DPR untuk merubah cara kerjanya.

Untuk meningkatkan transparansi dan kembali mendekatkan diri dengan aspirasi masyarakat agar masyarakat tidak merasa janggal kepada DPR.***