POJOKSATU.id - Cuaca ekstrem yang terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia, hingga kini masih terus berlangsung.
Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Tuban. Intensitas tinggi yang terjadi di wilayah ini, membuat sebagian wilayah terdampak banjir.
Pasalnya, diketahui jika Kabupaten Tuban sendiri merupakan salah satu daerah yang rawan banjir dan sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya.
Terbaru, bencana banjir yang terjadi di wilayah ini, terjadi di beberapa desa yang ada di Kecamatan Kerek, yaitu Desa Wolutengah dan Desa Trantang.
Menurut data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, jika banjir bandang yang terjadi tersebut, diakibatkan oleh sungai yang meluap akibat intensitas hujan yang tinggi.
Dimana, banjir setinggi satu meter yang terjadi di Desa Wolutengah ini, mengakibatkan kurang lebih delapan hektar sawah pertanian milik warga ikut terendam.
Kondisi ini, terjadi lantaran tanggul sepanjang 20 meter tidak kuat untuk menahan luapan arus sungai setempat.
Sementara di Desa Trantang, banjir diakibatkan oleh luapan sungai sumbergede karena curah hujan yang tinggi, serta kondisi tanggul sungai yang rendah.
Meski begitu, tidak ada dampak signifikan yang diakibatkan oleh banjir bandang ini. Hanya saja, sebanyak 29 rumah warga ikut tergenang pada saat banjir terjadi.
Oleh karena itu, petugas dari BPBD Tuban mendatangi lokasi terjadinya banjir bandang, untuk melakukan assessment.***



