POJOKSULSEL, MAKASSAR - Seorang pelaku pengeroyokan di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 29 Mei 2023 sudah ditangkap dan ditahan di Mapolrestabes Makassar. Pelaku tersebut berinisial MR. Namun demikian, emapt pelaku lainnya masih buron.

Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan, penangkapan dan penahanan terhadap seorang pelaku kasus penganiayaan atau pengeroyokan di Kampus Unismuh Makassar, dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP serta pemeriksaan saksi-saksi yang ada,

"Tentunya dari hasil penyelidikan olah TKp dan pemeriksaan saksi-saksi yang ada, ada beberapa pelaku yang melakukan penganiayaan ataupun pengeroyokan," kata Mokhamad Ngajib, Jumat 2 Juni 2023.

Namun demikian, kata Ngajib, masih ada empat pelaku pengeroyokan di Kampus Unismuh yang masih buron. Polisi pun sudah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap para pelaku lainnya.

Pada kesempatan yang sama, perwira menengah Polri berpangkat komisaris besar itu menjelaskan, bahwa ada dua orang yang menjadi korban dalam kasus pengeroyokan di Unismuh Makassar. Masing-masing korban berinisial A dan E.

Baca juga

Duh, Tiga Pelaku Pemarangan di Makassar Masih di Bawah Umur

Sementara itu, Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Muhammad Tahir menyampaikan apresiasi terhadap upaya Polrestabes Makassar dalam menangani kasus pengeroyokan di Unismuh Makassar.

Ia mengatakan, tim investigasi kasus penganiayaan di Unismuh menyerahkan secara penuh kasus penganiayaan di Unismuh untuk diselesaikan secara hukum.

Muhammad Tahir pun berjanji akan memberikan sanksi kepada para pelaku sesuai dengan tata tertib dan kode etik kemahasiswaan.
"Kampus akan memberikan sanksi berat kepada pelaku," katanya.

(fadli/pojoksulsel)