POJOKSATU.ID – Inilah sosok Syaiful Hendra, Kepala Skeolah (Kepsek) SMAN 1 Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Seperti diketahui, belum lama ini nama Syaiful Hendra tengah ramai jadi perbincangan publik di media sosial.
Tidak lain, hal ini terjadi usai Kepsek SMAN 1 Sungai Geringging itu didesak para siswa untuk copot jabatan.
Baca Juga: Terungkap! DTSEN Tak Hanya untuk Bansos Bahkan Jadi Kunci Utama Pendaftaran Sekolah Rakyat Gratis
Dikarenakan, Syaiful Hendra diduga kuat sebagai beking kasus pencabulan yang melibatkan oknum guru.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik @SungaiGeringging pada Minggu (18/5/2025).
Dalam unggahannya, publik ramai menyoroti sosok Syaiful lantaran terlibat dalam kasus pencabulan.
Baca Juga: Ternyata Proyek Sekolah Rakyat Bagi Bancakan di Beberapa Kementerian Berikut ini!
Yang mana, kasus pencabulan ini dilakukan oleh salah satu staf Tata Usaha (TU) berinisial A terhadap seorang murid kelas X.
“Mudah2an tidak terjadi kembali masa-masa akan datang. Sekolah ini kebanggaan kita semua,” cuit @NagariMalaivsukuTimur.
“Mantap tuntutan yang harus dipenuhi. Komitenya ganti dengan yang baru dan memiliki visi dan misi yang pro kemajuan sekolah,” ketik @Arsyudjanar.
Baca Juga: Kemensos Yakin Bahwa Program Sekolah Rakyat Dipastikan Beroperasi Juli 2025!
“Benar, kasih pelajaran buat guru dan kepseknya, bukan murid aja yang di kasih pelajaran,” lanjut cuitan @SyawirmanTiar.
Perlu diketahui, desakan terhadap Syaiful untuk turun dari jabatannya ini mencuat usai para murid menggelar aksi demo pada Rabu (14/5/2025).
Yang mana, aksi demonstrasi itu tidak lain merupakan upaya para murid untuk menuntut keadilan bagi korban tindak asusila.
Baca Juga: Bambu Lentur
Dalam aksinya, para murid melayangkan 4 tuntutan kepada pihak sekolah terkait kasus pencabulan tersebut.
Di antaranya, mereka meminta agar Syaiful turun dari jabatan Kepsek SMAN 1 Sungai Geringging.
Kemudian, para murid menuntut agar pelaku pencabulan dapat diproses hukum dan dikenakan sanksi berupa ancaman penjara.
Baca Juga: Manfaatkan Kesempatan Emas Ini! Sertifikasi Halal Gratis dari Pemerintah Jadi Kunci Sukses UMKM!
Sebab, pelaku pencabulan yang berprofesi sebagai staf TU ini masih berkeliaran di kawasan sekitar lantaran tidak kunjung diproses hukum.
Selanjutnya, para murid juga meminta dengan tegas agar korban pencabulan dikembalikan ke SMAN 1 Sungai Geringging.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban yang mengalami trauma itu dipindahkan oleh pihak sekolah usai kasus asusila mencuat.
Terakhir, mereka menuntut pihak sekolah untuk menyelesaikan kasus pencabulan tersebut secara transparan. ***



