POJOKSATU.id, MANADO—Dua pria dewasa AMR alias Abdul (29) dan Ervanasio Deverde  Siging alias Evan (27) nekat menikam Alberto Benedict Joel Tanos alis Joel Tanos, cucu 9 naga Sulawesi Utara (Sulut).

Penikaman terjadi di rumah pelaku di Kelurahan Sario, Kota Baru, Manado, Senin (4/8).

Joel yang masih berusia 18 tahun ini ditikam menggunakan pisau di dada, pinggul dan leher yang menyebabkan Joel tewas sebelum sempat dirawat di rumah sakit.

Keluarga mendiang Joel Tanos dikenal masyarakat lokal dengan julukan ‘9 Naga Sulut’.

Baca Juga: Siswi Paskibraka Madina Dibunuh dan Dikubur di Kebun Sawit, Teman Korban Beri Penghormatan Terakhir

Sosok kedua pelaku sudah diamankan polisi merupakan warga Kelurahan Sario. Dari foto yang beredar, terlihat mukanya babak belur.

Terkait dengan dua pelaku yang menikam Joel Tanos, polisi sudah menangkapnya.

"Dua pelaku kini telah ditangkap dan akan menjalani proses hukum," kata Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, Kamis (7/8).

Kedua pelaku ditangkap di rumah salah satu pelaku yang ada di Kelurahan Sario, Kota Baru, Manado.

Baca Juga: Kuasa Hukum Diva Febriani Anggota Paskibra Natal Beberkan Lima Fakta Yunus Pembunuhan Berencana

Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga bilah pisau, termasuk satu pisau yang diduga kuat digunakan untuk menikam korban.

Saat ini, kedua tersangka beserta para saksi telah diamankan dan diserahkan ke Polda Sulut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Joel adalah anak tunggal dari pasangan konglomerat Nando Tanos dan Estee Anastasia Londa.

Joel merupakan cucu tunggal dari pemilik PT Marga Dwita Guna, perusahaan konstruksi besar berskala nasional.

Dua Kali Membunuh Orang

Dari data yang beredar di media sosial seperti diunggah di Facebook@Sulut Viral, Ervan Alias Ervanasio Deverde Siging alias Evan disebut sudah dua kali melakukan pembunuhan.

Sejak 2015 lalu atau saat usianya 17 tahun, Evan disebut sudah melakukan pembunuhan pada tahun 2015 lalu.

Berikut nama-nama korban tersangka Evan.

1. Bryan Rondonuwu-2015 korban ditikam dan tewas di tempat

2. Adriano Manorek - 2019 ditikam, kritis 3 hari di RS lalu tewas di RS.

3. Joel Tanos -2025 ditikam sampai tewas di tempat.***