POJOKSATU.ID – Inilah sosok Pratu Aprianto Rede Raja, anggota TNI AD yang ramai disorot publik.
Seperti diketahui, ramainya sorotan tersebut tidak lain lantaran keterlibatannya dalam kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23).
Yang mana, dirinya diduga kuat ikut melakukan penganiayaan terhadap juniornya hingga berakhir tewas mengenaskan.
Baca Juga: Azko Living Plaza Lakukan Edukasi Kesehatan Hingga Memberikan Diskon Kepada Pelanggan
Berdasarkan informasi dihimpun, aksi tindak pidana ini tidak hanya dilakukan oleh Pratu Aprianto Rede Raja seorang diri, melainkan sejumlah rekannya juga ikut terlibat.
Sebagaimana halnya dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik Cinta Flotim.
Dalam unggahannya, publik tampak ramai mencecar sosok Pratu Aprianto lantaran dinilai telah bertindak amoral.
Baca Juga: Wuling Air ev, Mobil Listrik Mungil Lincah, Ini Harga Terbaru Agustus 2025
“Hancur semua harapan mu dan orang tua mu, karena ulahmu, ingat tabur tuai karma,” cuit @SriMurianiBahar.
“Pecat dan penjara, kawal terus proses hukumnya supaya tidak terulang lagi kasus2 spt ini,” ketik @ItaPetrosa.
“Tidak ada hati nurani manusia semoga arwah almarhum selalu di otak kalian semua penjahat,” cuit akun @AllIkun.
Baca Juga: Almira Belum Terbukti Bantu Suaminya Aditya Hanafi Habisi Nyawa Teman Mereka Karya Listyanti Pertiwi
Lebih lanjut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto turut menanggapi perkembangan kasus tersebut.
Piek menuturkan bahwa terdapat puluhan senior Prada Lucky yang dikonfirmasi telah menjadi tersangka.
“Sudah 20 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” terangnya yang dikutip dari laporan.
Baca Juga: Dinkes PATI: Aksi Demo Ricuh Pati Korbannya Mencapai 64 Orang, Tak Ada Nyawa Melayang
Tidak hanya itu, Piek juga menuturkan penyesalannya selaku atasan yang menanggungjawabi kasus tersebut.
Oleh karenanya, dirinya bersitegas akan mengusut tuntas kasus kematian Prada Lucky yang dianiaya seniornya.
“Kejadian ini, saya sesalkan dan saya sebagai Pangdam IX/Udayana sekaligus atasan langsung,” jelasnya.
“Di satuan ini atas peristiwa ini saya akan laksanakan tugas sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku," lanjutnya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



