POJOKSATU.id, JAKARTA—Pilot Egon Erawan sudah meniti karier sebagai pilot sejak 2009. Egon merupakan lulusan Civil Flying School Melbourne, Australia pada 1997.
Pada tahun 2009 itu Egon tergabung sebagai pilot untuk PT Maleo Air, sebuah maskapai kargo charter yang pernah beroperasi di Indonesia.
Kariernya sebagai pilot di Air Maleo itu berlangsung selama lima tahun atau hingga 2014. Diketahui, Air Maleo izin operasinya dicabut Kemenhub 2015 lalu.
Dari Air Maleo, Egon kemudian tetap jadi pilot, kali ini di PT Pegasus Air Services. Pegasus Air Services juga merupakan maskapai charter serupa Air Maleo. Namun, Pegasus Air Services mengkhususkan dirinya untuk klien korporasi.
Baca Juga: Jangan Sampai Kehabisan! Diskon Kereta 30 Persen Diprediksi Diserbu Penumpang
PT Pegasus Air Services sebelumnya merupakan maskapai penerbangan milik PT HM Sampoerna sebelum beralih kepemilikan ke Pegasus Aviation pada 2010. Egon mendapatkan posisi sebagai chief pilot di maskapai tersebut ketika masuk pada 2014.
Egon Erawan menikah dengan Honga Magyar Dorottya. Halaman profil istri Egon menyebutkan bahwa ia tinggal di Denpasar, Bali.
Dari media sosial ini pula diketahui bahwa Egon merupakan lulusan Civil Flying School Melbourne, Australia pad 1997.
Egon menempuh pendidikan di Australia setelah lulus dari SMA Negeri 3 Yogyakarta pada 1982.
Baca Juga: Satgas Saber Cek di Pasar Ciruas Serang, Pastikan Harga Daging Sapi Sesuai HAP
Egon juga menulis di halaman profil Facebooknya bahwa ia adalah lulusan SMP Negeri XI Jakarta angkatan 1979.
Sementara kopilot Baskoro Adi Anggoro merupakan warga negara Indonesia yang berasal dari suku Jawa. Namun belum diketahui alamat dan profil yang bersangkutan.
Dievakuasi ke Timika
Jenazah kedua korban akan diidentifikasi dan diautopsi di RSUD Mimika. Selanjutnya, jenazah kedua korban akan diterbangkan ke Jakarta.
Jenazah kedua korban dievakuasi dari Bandara Korowai Batu pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIT. Jenazah kedua korban kini berada di RSUD Mimika.
"Pagi ini kedua korban sudah dievakuasi dari Bandara Korowai ke RSUD Mimika. Sekarang jenazah di RSUD Mimika," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, Kamis (12/2/2026).***




