POJOKSATU.id, KARAWANG—Pegawai minimarket Alfamart Dina Oktaviani (21) yang ditemukan tewas tanpa busana di Sungai Citarum Karawang, Selasa pagi (7/10) ternyata dibunuh atasannya sendiri.
Sosok pembunuh Dina Oktaviani adalah atasannya sendiri, Heriyanto (27), yang bekerja bersama korban di minimarket Rest Area KM 72A Tol Cipularang, Purwakarta.
Tragisnya meski bekerja bersama di Alfamart, Heriyanto tega membunuh dan merudapaksa korban Dina Oktaviani.
Kejadian pembunuhan ini dilakukan pelaku di rumahnya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (6/10).
Baca Juga: Polres Karawang Amankan Kunjungan Menteri dalam Agenda “3 Juta Ekspor Ceremony” Toyota
Korban sendiri merupakan warga Desa Talunjaya, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Dia sengaja berkunjung ke rumah pelaku.
Kronologi Kejadian Pembunuhan
Pada Senin petang (6/10/2025), Dina diajak oleh pelaku ke rumahnya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, dengan dalih membantu masalah pribadi korban.
Dina sebelumnya sempat curhat kepada pelaku mengenai masalah percintaan dan meminta bantuan 'orang pintar' untuk melupakan mantan kekasihnya.
Setibanya di rumah pelaku, mereka sempat berbincang.
Namun, pelaku mengaku gelap mata setelah melihat perhiasan dan barang berharga milik korban.
Baca Juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citarum Karawang
Ia kemudian memiting dan menyekap Dina hingga kehabisan napas.
Dalam kondisi sekarat, pelaku melakukan tindakan rudapaksa terhadap korban.
Setelah melakukan pembunuhan dan pemerkosaan, jasad Dina kemudian dimasukkan ke dalam kardus dan dibuang di Jembatan Merah Bendungan Jatiluhur, Purwakarta.
Pada pagi harinya, jasad tersebut ditemukan mengapung di Sungai Citarum oleh warga sekitar dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak desa dan kepolisian.
Pada Rabu malam, 8 Oktober 2025, pelaku Heriyanto berhasil ditangkap di tempat kerjanya oleh tim gabungan Polres Karawang dan Resmob Polda Jabar.
Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit motor Stylo warna hitam, satu unit mobil Toyota Avanza putih, dan dua unit handphone.***




