POJOKSATU.ID – Inilah sosok Michael Frederick Pakpahan (25), sopir taksi online di Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Seperti diketahui, nama Michael Frederick Pakpahan belum lama ini tengah ramai jadi perbincangan publik.
Tidak lain, hal ini dikarenakan lantaran dirinya dikabarkan telah menjadi korban tindak pidana berupa pembunuhan.
Berdasarkan informasi beredar, Michael Frederick Pakpahan ditemukan tewas di dalam goni pada pinggiran sungai kawasan Langkat, Sumut.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @medanviralinfo pada Jumat (11/4/2025).
Dalam unggahannya, publik terlihat ramai menyoroti kasus pembunuhan sopir taksi online tersebut.
Baca Juga: 3 Hari Pencarian, Tubuh Siswa SD yang Tersapu Ombak Ditemukan 7 Km dari Pantai Karangpakis
Beberapa di antaranya juga turut mencecar sikap para pelaku yang terlibat dalam kematian Michael.
“Dia hanya ingin mencari nafkah halal, tp kalian ambil nyawanya. Bukan manusia kalian,” cuit akun @thia.rointan.
“Ngeri memang jadi taksol (taksi online) di Indonesia rawan perampokan, apalagi mau jadi supir travel,” ketik @khaihmzh.
Baca Juga: Daurat Sampah di Jogja Siap Diatasi 5 Mesin Insinerator Akhir April Ini
“Medan sudah tidak aman lagi. Untuk cari nafkah yg halal aja harus taruhan nyawa,” cuitan @boyyogapratama1.
Diketahui, insiden ini mencuat ketika pihak keluarga korban melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
Yang mana, dalam laporan tersebut pihak keluarga mengadukan bahwa Michael dikabarkan telah menghilang.
Baca Juga: Kemensos Salurkan Rp 18 Triliun Bansos Triwulan I 2025, Andalkan DTSEN untuk Penyaluran Selanjutnya
Ditambah lagi, pihak keluarga juga mendapatkan kabar bahwa Michael telah jadi korban pembunuhan.
Sebab, korban yang berprofesi sebagai sopir taksi online ini tidak kunjung pulang selama beberapa hari.
Berdasarkan informasi dihimpun, pihak keluarga tidak mendapatkan kabar dari korban sejak Minggu (6/4/2025).
Baca Juga: Ojol Pengirim Teror Kepala Babi ke Kantor Tempo Diamankan Polisi, Begini Statusnya
Padahal, korban saat itu diketahui tengah mengambil orderan penumpang sekitar pertengahan malam.
Bukan main, korban yang sempat dinyatakan hilang ini ternyata telah meninggal dunia usai kasusnya ditindaklanjuti aparat kepolisian.
Yang mana, Michel ditemukan ditemukan tewas di dalam goni kawasan aliran sungai Desa Pasar Rawa, Gebang, Langkat pada Rabu (9/4/2025).
Berdasarkan informasi dihimpun, pelaku tindak pembunuhan ini disinyalir merupakan seorang anak dan ayah.
"Informasi yang diperoleh, dua pelaku yang ditangkap berinisial K dan A. Disebut-sebut kedua pelaku adalah anak dan bapak," jelas di-caption.***



