POJOKSATU.ID – Inilah sosok Kintan Juniasari, karyawan PT Chang Shin di Karawang, Jawa Barat.
Seperti diketahui, nama Kintan Juniasari belum lama ini tengah ramai jadi perbincangan publik di media sosial.
Tidak lain, hal ini terjadi lantaran karyawan PT Chang Shin itu dikabarkan telah meninggal dunia usai menjalani operasi di rumah sakit.
Yang mana, operasi itu dilakukan lantaran Kintan Juniasari telah menjadi korban kecelakaan kerja.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Heraloebss pada Kamis (24/4/2025).
Dalam unggahannya, publik ramai menyoroti kasus Kintan lantaran dinilai meninggal secara tidak wajar.
Baca Juga: Kronologi Kasus Kintan Juniasari, Karyawan PT Chang Shin Karawang Dikabarkan Meninggal Tak Wajar
Beberapa di antaranya justru turut mencecar pihak rumah sakit dikarenakan diduga telah melakukan malpraktik.
“Masih dunia nakes, kemarin dibius trus dilecehkan, sekarang dibius trus meninggal,” cuit @mata_melotot.
“Gara gara masuk kedokteran lewat jalur nyogok yang melahirkan dokter dokter kurang kompeten,” ketik @story53623.
“Semoga polisi mau usut tuntas kasus ini, jangan mau jadi binatang penguasa rumah sakit,” cuitan @bayupra68291946.
Perlu diketahui, insiden ini terkuak usai beredar sebuah video yang memperlihatkan Kintan telah menjalani operasi di rumah sakit.
Bukan tanpa sebab, langkah operasi itu dijalankan lantaran Kintan mengalami kecelakaan saat tengah bekerja sebagai buruh pabrik.
Yang mana, jarinya patah dikarenakan terjepit oleh mesin produksi hingga harus dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (22/4/2025).
Berdasarkan informasi beredar, rumah sakit yang menangani korban, yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Fikri, Karawang.
Namun, hal mengenaskan justru terjadi saat Kintan hendak dioperasi ringan oleh para petugas medis.
Baca Juga: Soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, UGM Siap Dukung Proses Hukum
Yang mana, dirinya mengalami gejala muntah-muntah tidak lama setelah petugas medis memberikan anestesi.
Setelah diterpa gejala tidak biasa itu, karyawan PT Chang Shin ini dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya. ***



