POJOKSATU.ID. Inilah sosok Kenzha Erza Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI).
Seperti diketahui, nama Kenzha Erza Walewangko belakangan ini tengah ramai jadi perbincangan publik.
Tidak lain, hal ini terjadi lantaran mahasiswa UKI tersebut dikabarkan telah meninggal dunia di kampus.
Berdasarkan informasi beredar, penyebab Kenzha Erza Walewangko tewas ini lantaran menjadi korban pengeroyokan.
Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jpnn.com pada Kamis (1/5/2025).
Dalam artikelnya, penyebab Kenzha berakhir mengenaskan ini disampaikan langsung oleh kedua rekannya.
Baca Juga: Bobby Nasution Optimis Koperasi Merah Putih Berdampak untuk 6.000 Desa-Kelurahan di Sumut
Yang mana, rekan korban bernama Eril dan Eliza Gilbert mengaku bahwa penyebab kematian Kenzha tidak lain akibat dianiaya.
Hal ini disampaikan langsung oleh kedua rekan korban di hadapan anggota Komisi III DPR dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Dalam pengakuannya, Eril menyebutkan bahwa awal mula insiden tersebut saat korban tengah dalam pengaruh alkohol pada Selasa (4/3/2025) kemarin.
Di mana, Kenzha yang sedang dalam pengaruh alkohol itu disinyalir membuat kegaduhan hingga menarik perhatian mahasiswa lainnya.
Diketahui, mahasiswa lainnya yang bernama Thomas, Gery, dan Delon ini sontak mendekati Kenzha dan melakukan penganiayaan.
“Geri, Thomas, dan Elon ini menghampiri korban untuk meminta keterangan, tidak lama kemudian, si Gery memukul dia. Memukul korban,” jelasnya.
Pihak keamanan kampus yang mengetahui hal tersebut sontak mengambil langkah tegas dengan mengamankan para pelaku.
Namun, salah satu pelaku berhasil lepas dari jeratan pihak keamanan dan langsung melancarkan serangan kembali.
Bukan main, pelaku lainnya yang bernama Thomas ini diketahui membanting korban hingga mengalami luka di bagian kepala.
Baca Juga: Kupas Tuntas Bilangan Bulat Kelas 7, Siap- Siap Kamu Bakal Jadi Jagoan Matematika
Padahal, Kenzha saat itu disinyalir hendak dibawa ke rumah sakit terdekat melihat kondisinya yang mengenaskan.
“Saya melihat Thomas ini lepas dari jeratan sekuriti, berlari ke arah korban. Sampai akhirnya saya mendengar suara tulang ketemu tulang,” jelasnya.
“Kencang sekali. Sampai akhirnya korban jatuh, kepala korban sampai dibenturkan ke atas aspal,” lanjutnya. ***



