POJOKSATU.id, JAKARTA-- Ustadz Yahya Waloni yang meninggal saat khutbah Jumat di Masjid Darul Falah Kota Makassar memiliki satu istri dan tiga anak. Dulu nama istrinya adalah Lusiana.
Saat menjalani proses mualaf bersama suaminya Yahya Waloni tahun 2006 lalu, Lusiana berganti nama menjadi Siti Muthamainnah.
Lusiana mualaf bersama tiga buah hatinya saat itu yaitu Silvana, Sarah dan Zakaria. Dua anak perempuannya lalu diganti namanya menjadi Nur Hidayah dan Siti Sarah. Sementara Zakaria tetap.
Baca Juga: Guru Besar UIN Prof Syahruddin Usman Kaji Kematian Ustadz Yahya Waloni, Defenisi Husnul Khatimah
Kesetiaan Mutmainah tak hanya teruji dalam aspek kehidupan sehari-hari, melainkan juga dalam perjalanan spiritual.
Lusiana pada tahun 2006 lalu mengikuti jejak suaminya memeluk agama Islam. Sebuah keputusan besar yang menunjukkan dalamnya ikatan cinta dan keyakinan di antara keduanya.
Setelah bersyahadat, Lusiana berganti nama menjadi Mutmainah, sebuah nama yang sarat makna ketenangan dan keteguhan iman.
Baca Juga: Fakta-fakta Pemakaman Ustadz Yahya Waloni yang Sederhana di Kampung Cilimus, Diantar Laskar FPI
Tak hanya Mutmainah, ketiga buah hati mereka pun turut mengikuti jejak kedua orang tuanya.
Silvana kini bernama Nur Hidayah, Sarah menjadi Siti Sara, dan putra bungsunya bernama Zakaria.
Diketahui, Ustadz Yahya Waloni meninggal di usia 55 tahun saat khutbah Jumat yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 2025, Jumat (6/6) di Masjid Darul Mustafa Kota Makassar, Sulsel.***




