POJOKSATU.id, BATAM— Perwira Bidhumas Polda Kepulauan Riau, Ipda Supriadi, meninggal dunia akibat serangan jantung di Jakarta pada Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 00.30 WIB.
Ipda Supriadi yang lahir dan besar di Padangsidempuan ini merupakan Ps Paur 2 Subbid Multimedia Polda Kepulauan Riau.
Saat meninggal usianya masih 46 tahun. Pria yang akrab disapa 'Joker' ini merupakan alumni SD Sadabuan dan juga alumni dari SMPN 4 Sadabuan.
Baca Juga: Ketua Ditangkap, Wakil Ketua Ombudsman Bersuara, Minta Pernghormatan Azas Praduga Tak Bersalah
Supriadi masuk polisi dari daerah Pekanbaru Riau pada tahun 2001 lalu.
Dia menamatkan SMA tahun 1998 dan masuk polisi sampai mencoba tiga kali, namun gagal. Baru keempat kalinya dia menang pada tahun 2002 lalu.
Supriadi dikenal polisi yang ramah, humanis dan mudah bergaul saat bertugas di Batam dan daerah lain di Polda Kepri.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) saat sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta.
Kabid Humas Polda Kepri, Nona Pricillia Ohei, menjelaskan bahwa sebelumnya Ipda Supriadi baru saja menerima tiga penghargaan dari Divisi Humas Polri pada Rabu siang (15/4).
Baca Juga: Sosok Hery Susanto Ketua Ombudsman 6 Hari Ditangkap Kejagung Kasus 2025 Saat Jadi Anggota
Berdasarkan keterangan tim medis RSPP, penyebab kematian Ps Paur 2 Subbid Multimedia tersebut dipastikan karena serangan jantung mendadak.
"Dinyatakan oleh dokter di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, beliau meninggal dunia karena serangan jantung," ujar Kabid Humas Polda Kepri Nona Pricillia Ohei.
Peristiwa ini bermula saat rekan almarhum, Bripda Adi, kembali ke hotel tempat mereka menginap namun tidak mendapat jawaban saat memanggil korban.
Karena curiga, pihak resepsionis dipanggil untuk membuka pintu secara paksa dan menemukan Ipda Supriadi sudah tergeletak tidak sadarkan diri di atas tempat tidur.
Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi sekitar pukul 13.30 WIB.***




