POJOKSATU.id, JAKARTA— Sosok Eric Frederick Trump menjadi perhatian publik di Indonesia usai namanya muncul di perbincangan pribadi Prabowo dengan Donald Trump di KTT Perdamaian Gaza di Mesir.
Sosok Eric memang tak bisa dipisahkan dari Donald Trump. Putra kedua Donald Trump ini merupakan pengawas operasi 19 lapangan golf milik Donald Trump di belahan dunia.
Pada KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin (13/10) namanya muncul dalam pembicaraan pribadi yang bocor sebagai sosok yang ingin ditemui Prabowo.
Baca Juga: Isi Percakapan Rahasia Trump dan Prabowo yang Bocor Usai Pidato di Sharm El Sheikh Mesir
Eric Trump merupakan putra kedua Donald Trump dari Ivana Trump. Dia lahir pada 6 Januari 1984.
Pada tahun 2006, ia mendirikan Eric Trump Foundation untuk menggalang dana yang disumbangkan kepada St. Jude Children's Research Hospital.
Ia adalah pemilik Trump Winery. Ia juga mengawasi operasi 18 lapangan golf milik Donald Trump.
Ia menjabat sebagai Executive Vice President (EVP) Trump Organization dan memegang peran strategis dalam pengelolaan properti mewah, hotel bintang lima, dan lapangan golf ikonik yang tersebar di berbagai negara.
Dalam kepemimpinannya, Eric turut mendorong ekspansi besar-besaran bisnis keluarga. Salah satu pencapaian utamanya adalah mengembangkan jaringan Trump Golf dari tiga menjadi 19 properti di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, hingga Asia.
Baca Juga: Media Israel Tulis Prabowo Batal ke Sana Gara-gara Rencana Itu Bocor ke Pers, Kini Selamatkan Muka
Ia juga memimpin proyek renovasi bernilai ratusan juta dolar, seperti Trump National Doral di Miami dan Trump Turnberry di Skotlandia.
Melalui berbagai turnamen golf amal, yayasan Eric Trump Foundation berhasil mengumpulkan puluhan juta dolar AS untuk mendukung riset dan layanan kesehatan anak, terutama bagi St. Jude Children’s Research Hospital.
Eric dan yayasannya telah menyumbangkan lebih dari 30 juta dolar AS untuk pembangunan fasilitas kesehatan anak, termasuk unit perawatan intensif modern yang diresmikan pada 2015.
Kiprah sosial ini membuat namanya dikenal bukan hanya sebagai pebisnis, tetapi juga tokoh filantropi yang aktif mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.
Sejak Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS, Eric sering tampil membela kebijakan keluarga dan menjawab berbagai kritik yang diarahkan kepada Trump Organization.
Seperti diketahui, permintaan Prabowo untuk bertemu Eric Trump dinilai sebagai langkah strategis.
Pertemuan tersebut diyakini dapat membuka peluang dialog kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan jaringan bisnis internasional Trump, sekaligus mempererat komunikasi.
Permintaan ini disampaikan Prabowo ketika bertemu Donald Trump di KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Senin (13/10) waktu setempat.***




