POJOKSATU.id, JAKARTA— Wahyudin Moridu anggota DPRD Gorontalo yang dipecat PDIP ternyata memiliki bapak yang juga kontroversial.
Bapak atau ayahnya adalah Darwis Moridu, mantan Bupati Boalemo, yang dipecat Mendagri Tito Karnavian tahun 2020 lalu karena terlibat penganiayaan berat yang menyebabkan kematian orang lain.
Darwis divonis 6 bulan penjara dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian korban Awi Idrus.
Sementara pada kasus yang lain, kasus dugaan korupsi pembangunan jalan usaha tani tahun 2019 di Boalemo, Darwis divonis bebas pada Mei 2025 ini.
Sementara Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tilamuta, pernah menjatuhkan vonis terhadap Bupati Boalemo Darwis Moridu, Senin (8/4/2019) selama 2 bulan penjara kasus tindak pidana pemilu.
Namun dalam putusan majelis hakim PN Tilamuta itu, Bupati Darwis saat itu dinyatakan tidak perlu menjalani masa penahanan tersebut.
Sebagai anak sulung dari pasangan Darwis Moridu dan Rensi Makuta, anggota DPRD Boalemo PDIP, karier politik Wahyudin tidak lepas dari pengaruh ayahnya.
Darwis Moridu diberhentikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akibat terlibat dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Darwis Moridu menerima Surat Keputusan Mendagri nomor 131.75-3846 pada 9 November 2020, yang diserahkan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim kepada Wakil Bupati Boalemo Anas Jusuf.
Baca Juga: Siapa Selingkuhan Wahyudin Moridu? Anggota DPRD Gorontalo Viral Sebut Ingin Rampok Uang Negara
Saat itu, Darwis telah berstatus sebagai terdakwa dalam kasus penganiayaan yang terdaftar di Pengadilan Negeri Gorontalo.
Wahyudin Dipecat PDIP
Wahyudin Moridu adalah anggota DPRD Gorontalo dari PDIP yang viral karena menyebut 'mau merampok uang negara'. Kini ia dipecat PDIP.
Wahyudin Moridu merupakan anggota termuda DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024-2029.
Viralnya sosok Wahyudin Moridu bermula saat video dirinya sedang mengemudikan mobil menuju Bandara Djalaluddin Tantu Gorontalo.
Saat mengemudikan mobil menuju bandara itulah Wahyudin mengatakan dirinya hendark pergi merampok uang negara.
“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini semakin miskin,” ujar Wahyudin dalam video tersebut, disertai tawa seorang wanita yang duduk di sampingnya.
Video ini viral di media sosial dan satu di antaranya diunggah Instagram @lambe_turah pada Jumat (19/9/2025).
Dalam video yang direkam oleh seorang wanita yang tampak duduk di sampingnya.
Sosoknya kian jadi sorotan karena dalam video tersebut ia juga menyebut sedang bersama kekasih gelap atau dalam bahasa Gorontalo disebut hugel (hubungan gelap).
"Ini membawa hugel langsung ke Makasar menggunakan uang negara," katanya. ***




