POJOKSATU.id, JAKARTA—Sosok Bagus Adi Prayogo, salah satu mahasiswa UGM yang tewas di perairan Maluku Tenggara saat pengabdian KKN ternyata sosok penting di kampus.
Dari profil ternyata mahasiswa Kehutanan UGM angkatan 2022 ini adalah Ketua Himpunan Mahasiswa Budidaya Hutan (HIMABA) UGM.
Direktur Pengabdian Masyarakat UGM, Rustamadji, bahkan mengaku sangat kehilangan sosok mahasiswa aktivis Fakultas Kehutanan UGM ini.
Mahasiswa usia 22 tahun ini kehilangan nyawa saat menjalankan KKN di Manyeuw, Maluku Tenggara, akibat kapal yang mereka tumpangi dihantam angin dan gelombang tinggi.
Baca Juga: Daftar Korban Rombongan Mahasiswa KKN UGM Tenggelam di Manyeuw Maluku Tenggara, 2 Tewas 5 Selamat
Manajemen Fakultas Kehutanan UGM mengungkap bahwa Bagus adalah Ketua HIMABA (Himpunan Mahasiswa Budidaya Hutan) Fakultas Kehutanan.
“Turut berduka cita atas berpulangnya Bagus Adi Prayoga (Mahasiswa Fakultas Kehutanan Angkatan 2022 yang merupakan Ketua HIMABA),” kata akun Instagram @Kehutanan_UGM dilihat Rabu (2/7).
“Tim KKN PPM UGM Manyeuw, Maluku Tenggara. Husnul khotimah Bagus, Aamiin Ya Rabbalallamin,” jelas akun UGM ini lagi.
Sementara itu, Direktur Pengabdian Masyarakat UGM, Rustamadji menyampaikan rasa belasungkawa dan penghargaan atas dedikasi korban Bagus Adi Prayogo.
“Kami sangat kehilangan. Bagus (Adi Prayogo) adalah mahasiswa yang aktif, peduli terhadap lingkungan, dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap kegiatan pengabdian,” kata Direktur Rustamadji.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujarnya melalui siaran persnya.
Diketahui, rombongan mahasiswa UGM yang melakukan revitalisasi terumbu karang di perairan Debut, Manyeuw, Maluku Tenggara, mengalami nasib nahas.
Kapal yang mereka tumpangi tenggelam dihantam angin kencang dan gelombang tinggi yang menyebabkan 2 orang mahasiswa tewas yaitu Septian Eka Rahmadi (21) dan Bagus Adi Prayogo, Selasa (1/7).***




